27 Oktober 2008

Mimpi-mimpi yang Selalu Berulang


Pernahkah atau seringkah kamu bermimpi berada di tempat yang sama? Mimpi-mimpi apa yang sering kamu mimpikan sepanjang hidupmu hingga saat ini?

Aku sering bermimpi aku berada di jalan Arjuna, Samarinda. Tepatnya di depan kuburan Kristen atau di sekitar itu. Mimpi ini sudah terjadi berulang-ulang dan justru ketika aku sudah tidak tinggal di Samarinda lagi. Selama hidup aku hanya sekali masuk ke area perkuburan Kristen itu, yaitu ketika Ibu Baptisku, Angeline Tumini, meninggal dan dikuburkan di sana tahun 1979. Tahun 2004 sebelum kembali ke Denpasar aku sempatkan mampir di perkuburan Kristen itu, namun sesampai di sana ternyata pintu depan kuburan terkunci. Waktu itu memang aku sudah dengar bahwa sebagian kuburan di situ sudah dibongkar dan dipindahkan ke lokasi yang baru. Aku hanya dapat berdiri di depan area perkuburan dan berdoa sejenak untuk almarhum. Sejak itu mimpi itu tidak pernah datang kembali.

Aku juga sering mimpi aku sedang berjalan-jalan di Pasar Pagi Samarinda, yaitu di sekitar jalan Tumenggung sampai ke jalan Gajah Mada. Ini aku bisa maklum karena dulu aku sering pergi ke Pasar Pagi mencari buku pelajaran di toko Aziz, membeli sesuatu dan menagih uang arisan di beberapa toko teman mama di Pasar Pagi.

Mimpi yang satu lagi bukan di Samarinda. Aku sering mimpi kalau aku sedang berada di salah satu kamar di Kantor Besar Pertamina di Pulau Bunyu. Dari kamar kantor itu aku selalu memandang ke arah luar jendela dan menikmati pemandangan laut lepas nan biru di kejauhan. Aku memang pernah kerja di situ ketika Kantor Besar Pertamina dibangun di tahun 1982 . Waktu itu aku bekerja dengan sebuah perusahaan kontraktor bangunan yang mendapat tender untuk membangun Kantor Besar Pertamina tersebut.

Mimpi-mimpi lain yang sering kumimpikan, bukan karena tempatnya yang sama melainkan kejadiannya, antara lain: mimpi terbang, mimpi naik sepeda yang tinggi satu roda atau dua roda, mimpi mencari-cari sesuatu dan mimpi melihat, dikejar atau digigit anjing.

Mimpi tentang anjing sering kualami ketika aku masih di Denpasar, Bali. Aku memang pernah dikejar dan digigit anjing sewaktu naik sepeda motor ke rumah temanku, Pak Teddy. Walau tidak sampai terluka, karena aku pakai celana Jeans, tetapi sakit akibat gigitan tetap terasa sampai beberapa jam kemudian. Di Bali, anjing-anjing berkeliaran dimana-mana, di setiap jalan, dan hampir ada di setiap rumah orang Bali. Setelah pindah dari Bali ke BSD City 14 Agustus 2007, anjing-anjing tidak pernah lagi mampir dalam mimpiku.. He he.

Mungkinkah kamu juga salah seorang seperti diriku?

Tidak ada komentar:

Disclaimer:

Kisahku Hidupku adalah kisah nyata kehidupanku. Anda dapat mengutip keseluruhan atau sebagian cerita dalam Kisahku Hidupku dengan menyebutkan sumbernya dari sini dan/atau membuat tautan (link) ke blog ini.

Foto-foto dalam blog ini keseluruhan merupakan hasil karyaku, kecuali jika dinyatakan lain. Anda dapat menggunakannya dengan menyebutkan sumbernya dari sini dan/atau membuat tautan (link) ke blog ini.

Karya-karya dalam Sebuah Pemenungan dan Humor Pilihan dianggap sebagai bahan yang dikonsumsi umum, diperoleh dari berbagai sumber seperti e-mail, milis, media cetak dan internet, sebagian besar sumbernya telah disebut. Beberapa diantaranya tidak, karena tidak diketahui sumber aslinya. Apabila Anda sebagai pemilik atau pengarang aslinya dan disertai bukti maka dengan senang hati aku akan membuat tautan (link), mencantumkan nama Anda atau menghapusnya.