31 Desember 2012

Kilas Balik Hidupku 2012


Tinggal hitungan jam, menit, detik maka 2012 akan segera berlalu. Banyak kejadian yang kita lewati, suka, duka, harapan, kekecewaan, keberhasilan dan kegagalan. Sebagian merupakan pilihan kita, namun sebagian terjadi diluar kontrol kita, dan sebagian terjadi karena kehendak-Nya. Yang luar biasa, tahun ini hampir seluruh kehidupan kita penuh diwarnai berita tentang korupsi!

Januari, tepatnya tanggal 12 sore, papa meninggal di Samarinda. Kematian papa tidak membuat kami -anak-anaknya- shock, karena hari-hari terakhir papa terus menderita sesak napas yang berkepanjangan, dan sudah berulang kali dilarikan ke IRD. Ini pasti merupakan jalan terbaik dari Tuhan, papa tidak perlu menderita lebih lama lagi. Aku tidak sedih papa meninggal, tapi aku sedih karena pada akhir hidupnya papa masih membenciku. Kebencian yang tidak pernah aku mengerti. Aku terus terbayang gambar terakhir papa yang duduk di samping tempat tidur dengan pandangan yang tidak suka padaku/kedatanganku. Ya, akhir Desember 2011 aku pulang ke Samarinda sampai awal Januari 2012. Semoga papa damai dalam istirahatnya yang panjang.

Di bulan Juli (20-22) aku dan mantan teman-teman sekolah mengadakan reuni di Kampung Sampireun, Garut dan Lembang, Bandung. Ini moment yang paling kutunggu dan paling membahagiakan dalam hidupku. Aku dapat melepaskan ketegangan dan kejenuhan hidupku, walau hanya sementara. Ini tahun kedua kami kumpul bersama. Tahun pertama (2011) lalu kami mengadakannya di Bali. Semoga 2013 ini tidak ada halangan untuk melakukannya lagi. Kemana enaknya, ya?

Tahun ini merupakan tahun terakhir kita mengalami penanggalan terunik, yaitu 12 Desember 2012 atau disingkat 12-12-12. Kita pasti tidak ada kesempatan untuk mengalami yang berikutnya 12 Desember 2112, 2212... 3012, dan seterusnya. Tapi yang teristimewa bagiku, pada tanggal yang unik ini kami, aku dan adik-adik, merayakan ulang tahun mama tercinta yg ke-68 di Sidoarjo. Terima kasih Tuhan atas kesempatan ini.

Kiamat? Mungkin ini lelucon yang paling indah pada 2012, dan kita menjadi orang-orang yang paling bahagia karena telah berhasil melewatinya. Seandainya 21 Desember kemarin jadi kiamat, sesuai ramalan para novelis itu, maka kita adalah orang-orang yang paling diberkati karena boleh menyaksikan hari akhir dunia. Aku sebut mereka "novelis", karena memang suku Maya yang tersisa yang ada sekarang tidak beranggapan begitu. Kiamat itu hanya karangan para novelis, tentu saja!

Sekedar catatan, kemenangan Jokowi - Ahok menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, merupakan peristiwa yang luar biasa, yang mewarnai hiruk-pikuk kehidupan politik kita. Contoh besar pemimpin yang dipilih oleh rakyat. Semoga negeri ini menjadi lebih baik, dengan munculnya pemimpin-pemimpin baru yang jujur, berani, nasionalis dan benar-benar mau mengubah nasib rakyat!

Selamat Tahun Baru 2013.

Lihat Selengkapnya...

Disclaimer:

Kisahku Hidupku adalah kisah nyata kehidupanku. Anda dapat mengutip keseluruhan atau sebagian cerita dalam Kisahku Hidupku dengan menyebutkan sumbernya dari sini dan/atau membuat tautan (link) ke blog ini.

Foto-foto dalam blog ini keseluruhan merupakan hasil karyaku, kecuali jika dinyatakan lain. Anda dapat menggunakannya dengan menyebutkan sumbernya dari sini dan/atau membuat tautan (link) ke blog ini.

Karya-karya dalam Sebuah Pemenungan dan Humor Pilihan dianggap sebagai bahan yang dikonsumsi umum, diperoleh dari berbagai sumber seperti e-mail, milis, media cetak dan internet, sebagian besar sumbernya telah disebut. Beberapa diantaranya tidak, karena tidak diketahui sumber aslinya. Apabila Anda sebagai pemilik atau pengarang aslinya dan disertai bukti maka dengan senang hati aku akan membuat tautan (link), mencantumkan nama Anda atau menghapusnya.