08 Oktober 2008

Déjà Vu


Ini juga suatu pengalaman yang cukup banyak aku alami, walau tidak sebanyak pengalaman "kebetulan". Déjà vu berasal dari bahasa Prancis yang berarti "pernah melihat sebelumnya" adalah suatu pengalaman perasaan (sensasi) yang aneh, merasa pernah ke suatu tempat sebelumnya atau pernah mengalami situasi saat ini sebelumnya, meskipun sesungguhnya belum pernah.

Seorang pakar holistic terkenal di negeri kita menyebutkan dalam salah satu bukunya bahwa déjà vu menunjukkan kebenaran mengenai adanya reinkarnasi. Awalnya aku sangat tertarik dengan kesimpulan ini. Sampai suatu hari aku menemukan sebuah buku yang luar biasa, yang menjelaskan banyak hal terutama tentang déjà vu dengan lebih logis, dan membalikkan kesimpulan yang dibuat pakar holistic itu.

Dari pengalaman menakjubkan sekitar kematiannya (mati suri selama empat jam akibat komplikasi setelah operasi melahirkan anaknya yang ketujuh), Betty J. Eadie menceritakan dalam bukunya Embraced by the Light (Dalam Pelukan Cahaya) bahwa déjà vu berasal dari pengalaman roh sebelum kita lahir ke dunia, jadi bukan karena lahir kembali atau reinkarnasi.

Sebelum kita lahir, roh kita sudah melihat "gambar hidup" seperti apa dan bagaimana hidup yang akan kita jalani. Nah, "gambar hidup" tersebut ikut tersimpan di dalam sel-sel tubuh kita berupa kode genetik yang dibawa kromosom (DNA). Walau setelah lahir ke dunia seluruh ingatan kita dihapus, tetapi memori yang tersimpan di dalam sel-sel kita dapat muncul sewaktu-waktu dan membuat kita seakan-akan ingat atau mengalami sensasi masa lalu. Pengalamanku bukan hanya pernah merasakan sensasi masa lalu yang berulang, tetapi suatu kali aku pernah "melihat"nya berulang (seperti arti harafiah déjà vu dalam bahasa Prancis tersebut).

Tahun 1974-1978, kami tinggal di jl. Banda no.33, Samarinda (setelah mengungsi beberapa kali akibat kebakaran yang memusnahkan rumah kami dan kemudian toko kami dalam rentang waktu satu tahun). Malam itu aku tengah belajar di ruang makan, memang meja belajarku ada di ruang makan. Dari meja belajarku, aku dapat melihat ke ruang tengah dimana mama dan adik-adikku tengah bercengkerama. Pada suatu titik, tiba-tiba seperti muncul tayangan di depanku.. aku melihat diriku di depan meja belajar, dan aku melihat dan mendengar mama dan adik-adikku sedang ngobrol, dan kemudian aku menyahut dengan sepotong kalimat.. Kemudian, seperti tersadar dari mimpi.. aku kembali melihat dan mendengar mama dan adik-adikku sedang ngobrol sesuatu yang telah kudengar, dan kemudian aku menyahut dengan sepotong kalimat yang sama yang tadi telah kuucapkan.. SEMUANYA MENGALIR DAN SAMA PERSIS! Jadi dalam hitungan detik aku mengalami dua kejadian yang sama berulang. Pada tayangan yang muncul aku dapat melihat diriku sendiri. Saat itu aku merasa seolah-olah ditarik ke arah belakang, sehingga aku bisa melihat belakang tubuhku sendiri. Aku tak dapat mengingat lagi kalimat yang kuucapkan waktu itu.

Kehidupan di dunia bagaikan sekolah, untuk belajar dan meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Tuhan. Setiap pribadi yang lahir ke dunia sudah mengemban misi hidup masing-masing, tugas kita menyelesaikannya sampai waktu kita dipanggil pulang. Di akhir bab Menyeleksi Tubuh dari buku Embraced by the Light, Betty J. Eadie menulis: "Bila kita dapat melihat diri kita sendiri sebelum dilahirkan, kita akan takjub dengan inteligensi dan kemuliaan kita. KELAHIRAN BAGAIKAN TIDUR dan melupakan semua itu".


Tidak ada komentar:

Disclaimer:

Kisahku Hidupku adalah kisah nyata kehidupanku. Anda dapat mengutip keseluruhan atau sebagian cerita dalam Kisahku Hidupku dengan menyebutkan sumbernya dari sini dan/atau membuat tautan (link) ke blog ini.

Foto-foto dalam blog ini keseluruhan merupakan hasil karyaku, kecuali jika dinyatakan lain. Anda dapat menggunakannya dengan menyebutkan sumbernya dari sini dan/atau membuat tautan (link) ke blog ini.

Karya-karya dalam Sebuah Pemenungan dan Humor Pilihan dianggap sebagai bahan yang dikonsumsi umum, diperoleh dari berbagai sumber seperti e-mail, milis, media cetak dan internet, sebagian besar sumbernya telah disebut. Beberapa diantaranya tidak, karena tidak diketahui sumber aslinya. Apabila Anda sebagai pemilik atau pengarang aslinya dan disertai bukti maka dengan senang hati aku akan membuat tautan (link), mencantumkan nama Anda atau menghapusnya.