27 Februari 2009

Google Earth


Dengan bantuan Google Earth kemarin aku berhasil menemukan sebuah kota kecil di Spanyol yang bernama Aielo de Malferit di Propinsi Valencia. Kota kecil itu terletak di lembah Sierra Grossa, sebuah pegunungan yang mengelilinginya, seperti yang pernah digambarkan oleh sahabatku, Ester Gisbert, yang berasal dari Spanyol ketika datang ke Indonesia tahun 1997. Ester hanya memberi tahuku ancar-ancar letak kota asalnya itu di peta Spanyol, yang karena saking kecilnya kota itu tidak tercantum di peta yang kutunjukkan padanya; juga di peta-peta terbaru lainnya yang ada sekarang ini.

Google Earth memang menakjubkan. Walau aku hanya memakai yang gratisan, tetapi efek visual-nya sangatlah bagus dan memukau. Untuk yang gratisan ini kita hanya dibatasi oleh kapasitas penyimpanan data di disk (cache disk) sebesar 2000 MB, dan data diambil dari database yang telah dimiliki Google beberapa tahun sebelumnya, jadi tidak up-to-date. Untuk dapat mengakses data yang up-to-date kita harus bayar. Google menawarkan beberapa macam keanggotaan, untuk itu kunjungi http://earth.google.com. Dengan kapasitas yang hanya 2000 MB itu, maka semua data yang tersimpan di komputer kita hanyalah data terakhir, artinya apabila kita mengunjungi banyak kota atau obyek wisata di dunia, maka data lama akan selalu tertimpa dengan data yang baru.

Aku terus melakukan zoom in pada kota Aielo de Malferit (Spanyol, Ayelo de Malferit) hingga pada ketinggian mata 883 feet. Dengan ketinggian seperti itu atap-atap rumah dan jalan-jalan sudah terlihat sangat jelas. Bahkan dengan menghidupkan fasilitas layer jalan, label jalan muncul menandai nama-nama jalan di kota itu. Bahkan aku menemukan jalan dimana Ester beralamat, yaitu di Calle de Reverend Rafael Juan Vidal. Menakjubkan!

Dengan Google Earth aku juga sering terbang ke mana-mana, ke kota-kota dan obyek-obyek wisata yang ingin kulihat. Yang paling sering, aku terbang ke Samarinda tentu saja, menyelusuri liku-liku Sungai Mahakam hingga ke Tenggarong, melintasi Jembatan Mahakam dan Jembatan Kutai Kartanegara lalu Pulau Kumala. Aku juga sering terbang ke Murung Pudak, Bali dan Niagara Falls. Mengamati Patung Liberty dari ketinggian dan kapal-kapal yang kebetulan melintas di dekatnya. Pokoknya sangatlah menyenangkan dan mengasyikkan.

Efek visual saat berpindah dari satu obyek ke obyek lain sangatlah mengagumkan. Kita bagai benar-benar terbang ke angkasa dan kemudian meluncur turun mendekati obyek lain yang menjadi tujuan kita. Efek bola dunia yang berputar ketika membawa kita meluncur ke kota atau ke obyek lain yang letaknya di belahan bumi lain, benar-benar indah. Aku sangat menikmati semua ini. Berkat Google kita dapat menikmati sesuatu yang luar biasa seperti ini. Gratis lagi.

Thank you, Google.

Lihat Selengkapnya...

25 Februari 2009

Ibu Hj. Nani Wijaya


Sungguh, kesan galak dan mau menang sendiri seperti di dalam sinetron Bajaj Bajuri, tidak tampak sama sekali pada diri Ibu Hj. Nani Wijaya. Pembawaan aslinya sangat mengagumkan dan mengesankan: ramah, murah senyum, tutur katanya halus, sederhana dan bersahabat. Datang bersama sang suami, H. Misbach Yusa Biran, Ibu Nani Wijaya siang tadi mampir ke depot kami untuk makan soto banjar.

Kehadiran Ibu Nani Wijaya, sungguh merupakan suatu kejutan yang luar biasa bagi kami berdua. Saya dan istri termasuk penggemar berat sinetron Bajaj Bajuri di waktu lalu, yang kini masih ditayang ulang oleh sebuah stasiun TV swasta. Sebagai tokoh emaknya Oneng, Ibu Nani dapat membuat hati para pemirsa televisi begitu sebal dengan sikap dan tingkah-lakunya yang galak, seenaknya dan selalu mau menang sendiri; baik terhadap menantunya, Bajuri, maupun terhadap para tetangganya. Menurutku keberhasilan sinetron Bajaj Bajuri itu berkat adanya tokoh Emak yang brengsek itu.

Satu hal pertama yang Ibu Nani tanyakan saat masuk ke depot kami adalah apakah kami berasal dari Banjar. Aku jawab bahwa soto yang kami jual adalah soto banjar, tetapi kami berasal dari Samarinda. Ibu Nani bilang bahwa dia sudah beberapa kali makan soto banjar bila kebetulan berada di Banjarmasin. Ibu Nani dan suami memesan dua porsi soto banjar dan dua gelas teh tawar hangat.

Selesai makan Ibu Nani menyempatkan diri melihat-lihat setelan kain kebaya yang kami jual, dan kemudian membeli satu setel. Ketika akan melangkah pergi, aku meminta kesediaan Ibu Nani untuk berfoto bersama istriku, dengan senang hati Ibu Nani mengiyakan permintaanku. Dan ketika kembali ke mobilnya yang diparkir di depan depot, sangatlah mengagumkan melihat Ibu Nani menyetir sendiri mobil sedannya yang berwarna hitam itu, tanpa memakai sopir.

Terima kasih sudah mampir ke tempat kami, Ibu Nani dan Bapak Misbach. Semoga sehat dan sukses selalu.


Ibu H. Nani Wijaya dan Agnes, istriku

Lihat Selengkapnya...

23 Februari 2009

Di Belakang Pria Sukses Selalu Ada Wanita Hebat


Pada suatu hari Thomas Wheeler, seorang CEO sebuah perusahaan asuransi jiwa yang ternama di Massachusetts, bersama istrinya sedang dalam perjalanan ke luar kota ketika mereka sadar bahwa bensin mobilnya hampir habis. Maka mereka mengisi bensin di sebuah pompa bensin yang sederhana, yang hanya punya satu mesin pompa. Sambil menunggu mobil diisi sekaligus dicek olinya, Pak Thomas berjalan mengitari pompa bensin untuk melemaskan kakinya.

Ketika kembali ke mobil, Pak Thomas melihat seorang petugas pompa bensin sedang asyik ngobrol dengan istrinya. Obrolan mereka seketika berhenti. Pak Thomas pun membayar harga bensin.

"Senang bertemu denganmu lagi," kata petugas pompa bensin itu sambil melambaikan tangan kepada Bu Thomas, ketika mobil mereka meninggalkan pompa bensin itu.

Beberapa saat kemudian Pak Thomas bertanya kepada istrinya siapa pria di pompa bensin tadi. Rupanya petugas pompa bensin itu adalah teman Bu Thomas semasa SMA dulu, bahkan mereka pernah berpacaran selama satu tahun.

"Astaga, untung kamu ketemu dengan aku," kata Pak Thomas sedikit menyombong. Sambil tertawa Pak Thomas melanjutkan ucapannya, "Kalau kamu menikah dengannya, kamu sekarang hanyalah istri seorang petugas pompa bensin, bukan istri seorang direktur utama sebuah perusahaan asuransi jiwa."

Bu Thomas tersenyum saja, dengan santai ia berkata, "Tom, kalau aku menikah dengan pria tadi, dia yang akan jadi direktur utama; dan kamu yang jadi petugas pompa bensinnya."

(Chicken Soup for Couples' Soul)

Lihat Selengkapnya...

20 Februari 2009

Pentingnya Kejujuran Dalam Sebuah Persahabatan


Aku teringat dengan sebuah cerita yang pernah kubaca sekitar 20 tahunan yang lalu, yang begitu membekas di dalam hatiku hingga sekarang belum bisa aku lupakan. Aku coba untuk menceritakan kembali di sini, walau pasti tidak akan sama persis dengan aslinya, tetapi intinya tetap sama. Sejak membaca cerita itu di sebuah majalah, aku belum pernah menemukan cerita itu dikutip atau diterbitkan lagi oleh majalah atau buku manapun. Cerita ini sebagai sebuah permenungan buat kita semua, tentang pentingnya kejujuran dalam sebuah persahabatan.

Nina adalah seorang ibu muda yang sudah beberapa tahun lalu ditinggal mati oleh suaminya. Hidup bersama empat orang anaknya di dalam kemiskinan membuat Nina harus membanting tulang untuk menghidupi anak-anaknya sebagai seorang tukang cuci pakaian. Beberapa pemakai jasanya adalah keluarga kaya dan tetangganya yang lebih berada. Salah satunya adalah teman sekolahnya sendiri, Merry, yang kehidupannya sangat jauh di atas Nina. Merry merupakan salah seorang sahabatnya yang paling kaya. Merry memang berasal dari keluarga kaya, dan kemudian mendapat suami yang kaya pula. Namun demikian Merry dan Nina tetap berteman dengan baik.

Suatu hari Merry datang ke rumah Nina. Merry mengajak Nina untuk menghadiri reuni sekolah mereka yang akan diadakan seminggu lagi. Ajakan menghadiri reuni ini langsung ditolak oleh Nina, karena sulit baginya membayangkan betapa akan malunya dia berada di antara teman-temannya yang rata-rata kaya tersebut, sementara dia sendiri begitu miskin.

Segala usaha dan bujukan dilakukan Merry agar sahabatnya ini mau menghadiri reuni sekolah bersamanya. Akhirnya Merry menyadari apa yang menjadi alasan sahabatnya yang menolak pergi ini. Merry pun berkata kepada Nina, "Kamu boleh meminjam baju dan sepatuku agar kamu tidak malu. Datang nanti ke rumahku dan kamu boleh memilih baju dan sepatu yang akan kamu pakai."

"Kamu serius, Mer?" tanya Nina dengan nada tidak percaya. Merry mengangguk sambil tersenyum, dan ia pun pamit pulang.

Beberapa hari kemudian Nina pun telah berada di kamar Merry. Nina terpesona dengan segala kemewahan yang ada di dalam kamar sahabatnya itu. Merry hanya tersenyum melihat ketakjuban di wajah Nina, dan dia terus berusaha membantu Nina memilih baju dan sepatu yang cocok. Tidak mudah memilih sebuah baju yang cocok untuk Nina di antara ratusan baju dalam lemari pakaian Merry yang berukuran sangat besar, demikian juga ketika memilih sepatu.

Setelah menghabiskan waktu hampir dua jam, akhirnya Merry berhasil menemukan baju dan sepatu yang cocok dan serasi buat Nina. Tentu Nina juga sangat senang, dan dia sangat berterima kasih pada sahabatnya itu. Ketika Nina akan meninggalkan kamar Merry, timbul keinginanannya untuk meminjam juga perhiasan berupa kalung emas putih bermata berlian yang sangat indah, yang tadi dilihatnya di lemari perhiasan Merry. "Merry pasti tidak keberatan kalau aku meminjam satu di antaranya," kata Nina dalam hati, "koleksinya banyak sekali." Ternyata benar, Merry tidak keberatan untuk meminjamkannya pada Nina. Ketika waktunya tiba mereka pun pergi menghadiri reuni bersama.

Sepuluh tahun berlalu. Merry yang sempat tinggal di luar negeri bersama suaminya, beberapa bulan setelah acara reuni tersebut, pulang ke kotanya. Segera dia mencari sahabatnya, Nina, yang sudah sangat dirindukannya. Dengan mudah Merry menemukan rumah sahabatnya itu karena memang rumah Nina tidak jauh dari rumahnya. Rumah tersebut seperti tidak terawat. Dan, alangkah kagetnya Merry, karena dia hampir tidak mengenali sahabatnya itu. Nina terlihat sangat tua dan bungkuk, ia kelihatan sepuluh tahun lebih tua dari usia sebenarnya. Melihat itu Merry pun menangis dan bertanya pada sahabatnya apa yang sebenarnya terjadi sepeninggal dirinya ke luar negeri.

Awalnya Nina terlihat enggan bercerita, namun ketika melihat Merry mulai menangis membuat hatinya luluh juga. Akhirnya dia pun menceritakan apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya setelah acara reunian sekolah mereka 10 tahun yang lalu.

"Masihkah kamu ingat, Mer, sewaktu reuni aku pamit pulang terlebih dahulu, karena aku tidak dapat meninggalkan anak-anakku sendirian di rumah hingga larut malam? Ketika aku tiba di rumah, aku baru menyadari kalau kalung permata yang kupinjam darimu itu hilang. Saat ini aku benar-benar panik dan bingung, aku tidak berani memberitahukan hal itu padamu."

"Tapi, bukankah kamu sudah mengembalikannya padaku seminggu setelah itu?" Merry membalas penuh keheranan.

"Benar, tapi itu bukan kalungmu. Aku membelinya di sebuah toko perhiasan karena kulihat kalung itu sangat mirip dengan kalung yang aku pinjam darimu," kata Nina lirih.

"Tapi.. dari mana kamu mendapatkan uang untuk membeli kalung tersebut?" tanya Merry dengan wajah yang sembab.

"Aku meminjam uang dari rentenir. Aku membayarnya dengan menerima cucian lebih banyak dan bekerja dari subuh hingga larut malam..."

Mendengar itu tangis Merry makin menjadi, dia memeluk Nina erat-erat, sampai beberapa saat yang dia bisa lakukan hanyalah menangis. Nina pun ikut menangis, walau tidak mengerti apa yang membuat sahabatnya menangis sampai seperti itu. Kedua sahabat itu berpelukan sambil menangis. Sampai beberapa saat kemudian Merry baru bisa berkata-kata di antara isak tangisnya.

"Mengapa waktu itu kamu tidak mengatakan yang sejujurnya padaku, Nina? Aku telah membuatmu menderita. Maafkan aku, Nina."

Nina makin bingung dengan pernyataan sahabatnya tersebut, ia pun bertanya, "Mengapa kamu yang meminta maaf padaku? Bukankah aku yang seharusnya meminta maaf padamu, karena aku telah mengembalikan kalung yang bukan milikmu?" kata Nina seraya hendak melepaskan pelukannya, tapi Merry segera menariknya dan memeluknya lebih erat lagi.

"Tidak, Nina! Tidak! Aku yang salah! Aku tidak mengatakan yang sejujurnya padamu. Kalung yang kamu pinjam dariku itu hanyalah kalung imitasi! Maafkan aku, Nina. Maafkan aku yang telah membuat kamu menderita." Merry menangis menjadi-jadi.

Mendengar itu Nina langsung lemas. Seandainya ia mau jujur dengan sahabatnya waktu itu, dia mungkin tidak harus menderita seperti ini...

Lihat Selengkapnya...

18 Februari 2009

BARU!!! PONARI SWEAT


Air Berkhasiat Dukun Cilik Ponari Kini Sudah Diproduksi Massal

PENAWARAN KHUSUS

DICARI DISTRIBUTOR DAN AGEN
DI SELURUH INDONESIA


SEGERA !!!
Produk laku keras
(jadi rebutan)
Dijamin!


Persyaratan-persyaratan distributor/keagenan:

TIDAK ADA

Lihat Selengkapnya...

17 Februari 2009

Jembatan Mahakam


Aku dan istriku pasti tidak akan melupakan tahun itu, tahun dimana Jembatan Mahakam diresmikan oleh Presiden Soeharto, yaitu tahun 1986. Karena tahun itu adalah tahun pernikahan kami.

Saat itu sebetulnya aku dan istriku sudah tinggal di Surabaya, kami sama-sama kos dan bekerja. Aku kerja di sebuah perusahaan pelayaran dan dia bekerja di sebuah department store yang cukup terkenal di Surabaya waktu itu. Letak kos kami juga berdekatan, masih dalam satu kelurahan di daerah Kedung Anyar, Surabaya. Kami berdua terpaksa pulang ke Samarinda untuk mengurus surat nikah di catatan sipil. Saat itu sekitar Agustus 1986.

Keberadaan kami di Samarinda kemudian molor hingga dua minggu lamanya, akibat terbentur peresmian Jembatan Mahakam yang dilakukan oleh Presiden Soeharto. Padahal rencana awal kami hanya pulang beberapa hari saja. Entah kenapa pengurusan surat nikah kemudian ikut molor dengan adanya peresmian Jembatan Mahakam tersebut. Apa semua pegawai negeri disibukkan oleh kedatangan Presiden Soeharto?

Tentu hal ini menimbulkan pertanyaan dari perusahaan tempat kami bekerja. Mereka mengira aku dan istriku sudah tidak ingin bekerja lagi. Walau aku dan istriku sudah menyurati perusahaan, tetapi dengan ketiada-pastian waktu, membuat kami bingung kapan kami bisa kembali ke Surabaya.
Sampai-sampai pada suatu hari aku ditelepon oleh bosku, Pak Suminto, dari Surabaya, yang menanyakan apa aku masih berniat kerja atau tidak. Waktu itu Pak Minto menelepon ke toko saudara perempuannya yang tak jauh dari rumahku, untuk dapat bicara denganku, karena di rumahku tidak ada telepon.

Akhirnya kami tertahan di Samarinda sampai dua minggu. Kembali ke Surabaya aku harus bercerita banyak kepada pemimpin perusahaanku, sebagai alasan agar aku tidak dipecat. Tetapi waktu itu aku juga siap-siap hati kalaupun sampai aku dipecat. Wajar saja pikirku, karena aku yang baru bekerja beberapa bulan, sudah bolos kerja lebih dari seminggu. Ternyata bos dapat menerima penjelasanku, dan aku tidak sampai dipecat. Sementara istriku langsung mengajukan surat pengunduran diri, karena pemilik department store tempatnya bekerja tidak dapat menerima alasan tersebut.

Aku ingat betul bahwa rancangan Jembatan Mahakam pada awalnya tidaklah seperti yang ada sekarang ini, tetapi lebih mirip Golden Gate Bridge yang ada di San Fransisco. Kemudian rancangan itu terus mengalami perubahan hingga beberapa kali, sampai akhirnya jadilah seperti yang ada sekarang ini. Waktu itu biaya pembangunannya yang menjadi masalah. Anggarannya terus mengalami pengurangan. Aku hanya bisa bersedih setiap membaca perkembangan pembangunan jembatan tersebut di koran-koran, karena anggaran pembangunannya yang terus menciut tersebut. Sampai-sampai aku berpikir, "Apa akhirnya jembatan dari kayu ulin yang mereka mau bikin?"

Seingatku Jembatan Mahakam awalnya berwarna abu-abu. Tetapi ketika tahun kemarin (2008) aku pulang ke Samarinda, jembatan itu telah berwarna kuning. Jujur aku melihatnya "ngga sreg" banget. Lebih baik jembatan itu berwarna orange atau kembali ke abu-abu. Lebih netral. Ini sekedar usul saja dari seorang anak Samarinda yang sudah cinta mati pada kota kelahirannya.

Lihat Selengkapnya...

15 Februari 2009

Menginstal Program Cinta Kasih


IT (IT Support) : Ya, ada yang bisa saya bantu?

C (Costumer) : Begini, setelah saya pertimbangkan, saya ingin menginstal program CINTA_KASIH. Bisakah Anda memandu saya menyelesaikan prosesnya?

IT : Ya, saya dapat membantu Anda. Apa Anda siap melakukannya sekarang?

C : Saya tidak mengerti secara teknis, tetapi saya siap untuk menginstalnya sekarang... Apa yang harus saya lakukan terlebih dahulu?

IT : Langkah pertama adalah membuka HATI Anda. Tahukah Anda dimana HATI Anda?

C : Ya, tapi ada banyak program yang sedang aktif. Apakah saya tetap bisa menginstalnya sementara program-program tersebut aktif?

IT : Program apa saya yang sedang aktif?

C : Sebentar saya lihat dulu… Program yang sedang aktif adalah SAKIT_HATI.exe, MINDER.exe, BENCI.exe, dan DENDAM.exe.

IT : Tidak apa-apa. CINTA_KASIH akan menghapus SAKIT_HATI.exe dari sistem operasi Anda. Program tersebut akan tetap ada dalam memori Anda, tetapi tidak lama karena akan tertimpa program lain. CINTA_KASIH akan menimpa MINDER.exe dengan module yang disebut PERCAYA_DIRI. dll. Tetapi Anda harus mematikan DENDAM.exe dan BENCI.exe. Karena kedua program tersebut akan mengakibatkan CINTA_KASIH tidak terinstal secara sempurna. Dapatkah Anda mematikannya?

C : Saya tidak tahu cara mematikannya. Dapatkah Anda memandu saya?

IT : Dengan senang hati. Gunakan Start Menu dan aktifkan MEMAAFKAN.exe. Aktifkan program ini sesering mungkin sampai BENCI.exe dan DENDAM.exe terhapus.

C : OK, sudah… CINTA_KASIH mulai terinstal secara otomatis. Apakah ini wajar?

IT : Ya, Anda akan menerima pesan bahwa CINTA_KASIH akan terus diinstal kembali dalam HATI Anda. Apakah Anda bisa melihat pesan tersebut?

C : Ya… Apakah sudah selesai terinstal?

IT : Ya, tapi ingat bahwa Anda hanya punya program dasarnya saja. Anda perlu mulai menggabungkan HATI yang lain untuk meng-upgrade-nya.

C : Oops! Saya mendapat pesan error. Apa yang harus saya lakukan?

IT : Apa pesannya?

C : "ERROR 412 – PROGRAM NOT RUN ON INTERNAL COMPONENT". Apa artinya?

IT : Jangan kuatir, itu masalah biasa. Artinya program CINTA_KASIH diset untuk aktif di HATI eksternal tetapi belum bisa aktif di HATI internal Anda. Ini adalah salah satu kerumitan pemrograman, tetapi dalam istilah non-teknis ini berarti Anda harus men-"CINTA_KASIH"-i hati Anda sendiri sebelum men-"CINTA_KASIH"-i hati yang lain.

C : Lalu apa yang harus saya lakukan?

IT : Dapatkah Anda klik pull down directory yang disebut "PASRAH" ?

C : Ya, sudah…

IT : Bagus… Pilih file-file berikut dan salin ke directory "MYHEART", MEMAAFKAN_DIRI_ SENDIRI.doc dan MENYADARI_KEKURANGAN.txt, sistem akan menimpa file-file konflik dan mulai memperbaiki program-program yang salah. Anda juga perlu mengosongkan Recycle Bin untuk memastikan program-program yang salah tidak muncul kembali.

C : Sudah… Hei! HATI saya terisi file-file baru. SENYUM.mpg aktif dimonitor saya dan menandakan bahwa DAMAI.exe dan KEPUASAN.com di-copy ke HATI. Apakah ini wajar ?

IT : Kadang-kadang orang lain mungkin perlu waktu untuk men-download-nya. Jadi CINTA_KASIH telah terinstal dan aktif. Anda harus bisa menanganinya dari sini. Ada satu lagi hal yang penting.

C : Apa?

IT : CINTA_KASIH adalah freeware. Pastikan untuk memberikannya kepada orang lain yang Anda temui dengan gratis pula. Mereka harus share ke orang lain dan seterusnya sampai Anda menerimanya kembali.

C : Pasti. Terima kasih atas bantuannya…

IT : Semoga Anda bisa menerapkannya dalam diri Anda dan orang-orang di sekitar Anda.


All TheBest.

(Kiriman: Anwar Tan, Samarinda)

Lihat Selengkapnya...

14 Februari 2009

Hari Kasih Sayang


Hari ini adalah Harinya Valentine (Valentine's Day), kami berkumpul di rumahnya Wulan, keponakanku. Tujuan utama kami bukanlah untuk merayakan Harinya Valentine, tetapi lebih istimewa lagi karena Wulan (Mitha Wulandari Hatta) akan bertunangan dengan Sam (Lioe Samuel Budiman), cowok pujaan hatinya sejak 14 Februari 2004, tepat sejak lima tahun lalu. Akhirnya hari ini pun tiba dan kami semua berbahagia. Acara pun berjalanan dengan lancar dan penuh rasa syukur serta kekeluargaan.

Wulan juga menghadiahi nenek-neneknya bunga mawar sebagai ungkapan rasa sayang di Hari Kasih Sayang ini. Walau kami tidak pernah merayakan Harinya Valentine secara khusus, tetapi hari ini kami anggap sebagai hari yang baik untuk mengungkapkan rasa sayang; walau hanya sekedar mengirim SMS, kartu ucapan elektronik (e-card), atau memberi coklat (khususnya dilakukan anak-anak dan para keponakan kami).

Menanggapi Valentine's Day aku ingin urun rembuk untuk mengemukakan pandangan dan pendapatku sendiri, terlepas dari pro dan kontra di dalam masyarakat.

  1. Harus kita akui bahwa arti dan tujuan sebenarnya dari Valentine's Day itu adalah BAIK.

  2. Ekses negatif yang timbul dari perayaan Harinya Valentine yang berlebihan: ugal-ugalan, mabuk-mabukan, pesta pora dan pesta seks, itu sifatnya individu. Sama halnya dengan seseorang yang berbuat kejahatan bukan berarti agama yang dianutnya buruk. Pemimpin bijak harus memberikan pengertian yang baik dan benar, tidak melulu membesar-besarkan sisi negatifnya, tanpa mempertimbangkan sisi positifnya.

  3. Harinya Valentine tidak hanya untuk orang-orang muda atau yang sedang pacaran. Orang tua pun diingatkan kembali untuk mengasihi anak-anaknya, karena kita tahu banyak anak-anak yang kekurangan dalam hal kasih-sayang karena orang tua mereka sibuk melulu mencari uang. Demikian juga sebaliknya, anak-anak diingatkan kembali untuk lebih mengasihi dan memperhatikan orang tuanya. Lebih luas lagi, kita juga diingatkan untuk memberi perhatian kepada sesama kita yang berkekurangan karena kemiskinan dan bencana alam.

  4. Tidak perlu sok nasionalis menganggap Harinya Valentine sebagai produk luar atau budaya asing. Sadar atau tidak, budaya asing juga masuk bersama-sama agama-agama besar yang ada di Indonesia. Mau nasionalis, instropeksi dulu: apakah baju, celana, sepatu, televisi, komputer, mesin cuci, jam tanganmu sudah 100% buatan dalam negeri?

  5. Komentar seperti: "Untuk apa berkasih sayang cuma sehari saja, kalau besok cakar-cakaran lagi", adalah komentar yang picik. Justru kondisi yang carut-marut sekarang ini, karena banyaknya keributan, perselisihan, dan perceraian, maka kita perlu diingatkan kembali dengan komitmen yang kita buat dalam keluarga dan dalam masyarakat, dalam berbangsa dan bernegara; kita dituntut untuk lebih mengasihi, lebih toleransi, lebih sportif, lebih memupuk rasa persaudaraan, perdamaian dan persatuan. Sama halnya dengan perayaan lain yang kita peringati setiap tahun.

    Peringatan Hari Kemerdekaan yang dilakukan setiap tahun, secara terus-menerus ingin mengingatkan kita kembali akan perjuangan pahlawan-pahlawan pemersatu bangsa dan pejuang-pejuang kemerdekaan kita tempo dulu. Kita harus malu dengan kondisi kita sekarang ini yang justru makin terpecah-belah, korupsi merajalela dan kuatnya kepentingan kelompok atau golongan. Jadi pantaskah kita mengatakan: " Untuk apa merayakan Hari Kemerdekaan, kalau besok-besok kita bertikai dan ribut-ribut lagi?"

  6. Juga komentar seperti: "Untuk menyatakan kasih sayang tidak perlu di Hari Valentine. Setiap hari saya sayang-sayangan kok dengan suami saya." Bila kondisinya bisa berlangsung seperti itu terus, kita patut acungkan jempol. Tetapi ketika perkawinan di ujung tanduk, jangan lantas berkoar-koar di depan televisi tanpa malu, padahal diri sendiri telah kehilangan komitmen. Harinya Valentine itu sebuah momentum untuk mengingatkan dan menguatkan kembali sebuah komitmen.

  7. Tidak mengusik orang-orang yang ingin merayakannya kalau diri sendiri tidak merayakan. Hargai perbedaan. Ambillah sisi baiknya dan jauhi sisi buruknya.

Oleh karena itu, selain merayakan Hari Kasih Sayang antarsesama manusia, secara bersamaan perlu juga ditanamkan etos, komitmen serta kesadaran untuk mencintai lingkungan. Karena, pada dasarnya lingkungan merupakan salah satu pendukung bagi kelangsungan hidup manusia. Akhirnya, jadikan Valentine's Day sebagai momentum perdamaian dan cinta lingkungan.

Lihat Selengkapnya...

11 Februari 2009

Hanya Satu Permintaan


Seandainya kamu boleh meminta satu hal dalam hidupmu, apa yang akan kamu minta? Kekayaan, ketenaran, kebahagiaan, kesehatan, umur yang panjang, kesempatan berkeliling dunia, atau lainnya? Sebaiknya kamu mulai memikirkannya sekarang. Siapa tahu tiba-tiba Tuhan memberi kamu kesempatan untuk memintanya. Hanya satu permintaan. Mungkin cerita di bawah ini dapat memberikan gambaran kepadamu apa yang sebaiknya kamu minta.

Suatu hari salah satu dewa langit turun ke bumi dan menemui Oneng yang sedang bekerja di dapur. Tentu saja Oneng kaget setengah mati, tetapi dengan cepat dewa menenangkan hati Oneng dan berkata, "Aku sudah melihat seluruh kehidupanmu, kesabaran dan ketaatanmu, dan itu menyenangkan hatiku. Oleh karena itu aku berniat menghadiahi kamu dengan tiga permintaan," kemudian dewa melanjutkan, "setiap aku datang kamu boleh mengajukan satu permintaan. Sekarang ajukan permintaanmu yang pertama."

Beberapa saat Oneng terdiam, karena masih bingung dengan hadiah dari dewa tersebut. Tetapi setelah berpikir sejenak, Oneng pun berkata kepada dewa, "Baiklah, dewa. Karena ini engkau yang menawarkannya padaku, maka untuk permintaan pertama aku mau engkau mencabut nyawa suamiku."

Dewa kaget dengan permintaan Oneng tersebut, "Kamu kok menghendaki suamimu meninggal? Kenapa?"

"Dia jahat padaku, dewa. Sejak dia di-PHK keuangan keluarga kami morat-marit. Bertahun-tahun dia juga nganggur dan sampai sekarang belum mendapat pekerjaan. Sudah begitu dia tetap minta dilayani."

"Baiklah, karena itu sudah menjadi permintaanmu, maka itu terjadi."

Tak lama kemudian Oon, suami Oneng, pun meninggal. Banyak keluarga, tetangga dan sahabat-sahabat mereka yang datang melayat. Semua yang hadir melayat menangis dan bersedih, karena hampir semua mempunyai kenangan yang berkesan dengan Oon. Banyak yang mengungkapkan kebaikan-kebaikan dan perhatian-perhatian Oon semasa hidupnya. Oneng sama sekali tidak menyangka kalau kesan orang-orang begitu mendalam terhadap suaminya. Ternyata di dalam keterpurukan, suaminya masih sempat-sempatnya menolong dan memberi perhatian kepada orang lain. Di depan mata tetangga dan sahabat-sahabatnya ternyata Oon seorang yang sangat baik. Oneng jadi menyesal dengan permintaannya tersebut dan berniat menghadap dewa untuk mengembalikan suaminya.

"O, jadi kamu ingin aku menghidupkan kembali suamimu?" tanya dewa sambil melanjutkan, "Sungguh kamu tidak menyesal dengan permintaanmu yang kedua ini?" Oneng pun mengangguk pasti. Hatinya sudah mantap bahwa dia akan mencintai Oon sampai akhir hidupnya.

"Baiklah, jika itu yang kamu kehendaki. Terjadilah!" ucap dewa sambil berlalu.

Betapa bahagianya hati Oneng mendapati suaminya, Oon, hidup kembali. Peristiwa itu tentu saja membuat gempar seluruh kota; keluarga, tetangga dan sahabat-sahabat mereka begitu bergembira dan bersuka-cita. Peristiwa itu juga membawa hikmah, karena Oon kemudian mendapat tawaran usaha dari salah satu kerabatnya. Kehidupan ekonomi keluarga mereka pun kembali pulih dan maju. Oneng semakin mencintai Oon, demikian sebaliknya.

Bertahun-tahun telah lewat, hidup bahagia bersama Oon telah membuat Oneng lupa kalau dia masih mempunyai satu permintaan kepada dewa. Dewa pun berniat untuk mengingatkan Oneng, maka ia pun turun ke bumi menemui Oneng.

"Oneng, kamu masih mempunyai satu permintaan kepadaku. Mintalah itu sekarang."

Oneng kaget, tetapi ia tahu kali ini dia harus berhati-hati, dia tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama seperti yang pernah dilakukannya dengan permintaan pertama dulu. Kali ini kalau dia salah meminta, maka tidak ada kesempatan lagi bagi dia untuk memperbaikinya, karena permintaannya hanya tinggal satu.

"Dewa, kali ini aku akan memikirkannya dulu dengan hati-hati. Aku tidak mau lagi mengulangi kesalahan yang sama seperti dulu," demikian yang dikatakan Oneng pada dewa. Dewa pun pergi meninggalkan Oneng.

Oneng pun terus memikirkan apa yang harus dimintanya kepada dewa.
  1. Kekayaan? Mereka sudah cukup kaya. Apa gunanya kekayaan lagi kalau besok mati?
  2. Umur panjang? Apa gunanya umur panjang kalau sakit-sakitan dan miskin?
  3. Kesehatan? Apa gunanya selalu sehat tapi tidak bahagia?
  4. Kebahagiaan? Apa bisa bahagia kalau tidak punya uang, menderita karena sakit dan mati?
Tak terasa hari berganti hari, bulan berganti bulan dan tahun berganti tahun, tapi Oneng tetap belum bisa memutuskan apa yang harus dia minta. Tak terasa Oneng pun beranjak tua; dan ketika Oon meninggal pun, Oneng tak berani meminta kepada dewa untuk menghidupkan Oon kembali. Untuk apa, toh keduanya sudah tua renta.

Ketika merasa bahwa umurnya mungkin tidak lama lagi, Oneng pun memanggil dewa. Ketika dewa hadir di hadapannya, Oneng pun segera berkata kepada dewa, "Aku menyerah, dewa. Aku tidak tahu apa yang harus kuminta hingga tidak menimbulkan penyesalan lagi dalam hidupku. Sekarang katakan padaku apa yang harus kuminta."

Dewa menaruh belas kasihan kepada Oneng, dan dengan lembut dewa berkata kepada Oneng, "Mintalah 'HATI YANG DAMAI' walau apa pun yang terjadi."

Nah, jikalau kamu hanya boleh mengajukan satu permintaan saja, apa yang kamu minta?

Lihat Selengkapnya...

10 Februari 2009

M.A.W. Brouwer


Entah apa yang membuatku tidak mengenali beliau ketika pagi itu aku disuruh menjemputnya di Mess Pertamina, Murung Pudak, Tanjung (1983). Ketika aku tiba di mess, aku hanya melihat sesosok bule yang sedang duduk di depan kamar mess yang kebetulan menghadap ke jalan. Aku mendekatinya, dan sebelum aku sempat bertanya, beliau bertanya padaku lebih dulu, " Apakah kamu datang untuk menjemput saya?" Aku menjawab, "Benar. Tentu Anda Pater, bukan?" Aku sudah lupa apa yang kami bicarakan kemudian, tapi yang pasti tidak banyak, karena jarak Mess Pertamina dengan tempat acara sangatlah dekat.

Masih ingat dengan MAW Brouwer, kolumnis beken di Kompas dan TEMPO dulu? Dialah Pater yang aku jemput di Mess Pertamina Tanjung tersebut. Walau aku sering membaca tulisan-tulisan Pater Brouwer di berbagai media, yang selalu disertai foto dirinya di kiri atau kanan atas tulisannya, entah kenapa hari itu pikiranku seperti tertutup. Aku tidak bisa mengenalinya sama-sekali. Beberapa teman sudah coba membantuku mengingat, tapi sia-sia. Beberapa menit setelah Pater Brouwer berangkat meninggalkan kami, pikiranku tiba-tiba terbuka. Ini membuat penyesalan yang mendalam di hatiku karena tidak dapat memanfaatkan moment ini dengan lebih baik.

MAW Brouwer, OFM adalah seorang pastur Katolik berkebangsaan Belanda. Lahir di Delft, Belanda, 14 Mei 1923. Lebih dari separuh hidupnya dibaktikan bagi Indonesia, sejak ia pertama kali tiba pada tahun 1950. Ia terkenal sebagai tukang cerita kelas wahid. Ia bisa menulis seperti itu karena dukungan pengetahuan dan pengalaman yang sangat luas. Puncak kreativitasnya sebagai penulis sepanjang 1970-an hingga 1988 terjadi justru saat diare dan sembelit menderanya silih berganti. Ia menaklukkan penyakitnya dengan banyak membaca dan menulis. Keputusan untuk berhenti menulis seolah mempersilakan penyakit kronisnya itu untuk menggerogoti tubuhnya. Ia meninggal pada usia 68 tahun di Weert, Belanda, 19 Agustus 1991, karena kemacetan total sistem pencernaan (ileus).

Keinginan Pater MAW Brouwer untuk mati di Indonesia yang dicintainya tidak terlaksana, meskipun telah ditinggalinya selama 35 tahun. Karena apa? Karena permohonannya untuk menjadi WNI tidak dikabulkan (oknum?) Pemerintah, terpaksa dia harus kembali ke Belanda dan kemudian meninggal di sana. Sementara waktu itu bagi WNA yang berkantong tebal untuk menjadi WNI tidaklah terlalu sulit dan tidak butuh waktu lama. Ini bukan rahasia lagi. Menyedihkan...

Lihat Selengkapnya...

09 Februari 2009

Enam Larangan Dalam Tidur


Manusia dapat bertahan dua minggu tanpa makan, tetapi hanya bertahan satu minggu saja tanpa tidur. Tidur penting untuk kesehatan. Tidur adalah waktu istirahat yang sangat baik, dengan tidur organ tubuh kita dapat beristirahat. Kekurangan tidur dapat merusak otak dan anggota tubuh kita. Tahukah kamu ada enam larangan dalam tidur?

Inilah ENAM LARANGAN DALAM TIDUR tersebut.
  1. JANGAN TIDUR MENGENAKAN JAM TANGAN
    Jam tangan dapat menimbulkan radiasi, walaupun hanya sedikit, tapi kalau terlalu lama memakainya bisa berbahaya. Apalagi bila jam tangan mengenai kepala pasangan.

  2. JANGAN TIDUR MEMAKAI BRA
    Para ilmuwan di Amerika mensinyalir bahwa pemakaian bra di atas 12 jam dapat mengakibatkan kanker payudara.

  3. JANGAN TIDUR MEMBAWA HANDPHONE KE RANJANG
    Gelombang elektromagnetik yang ditimbulkan oleh alat elektronik ini dapat merusak sistem syaraf kita.

  4. JANGAN TIDUR DENGAN MASIH MENGENAKAN MAKEUP
    Hal ini dapat menimbulkan masalah pada kulit kita, karena kulit tidak dapat bernafas.

  5. JANGAN TIDUR DENGAN ISTRI ATAU SUAMI ORANG
    Jangan-jangan kamu tidak akan bangun lagi (karena dibunuh pasangannya)

  6. JANGAN TIDUR TELEN_TANG
    Pasti masuk Rumah Sakit, dioperasi besar.... :)

(In memoriam: Yolinda Desiree Sahelangi)

Lihat Selengkapnya...

07 Februari 2009

Sahabat Pena dari Jakarta


Tahun 1988 aku punya beberapa sahabat pena yang berasal dari para pembaca majalah Hidup, sebuah majalah komunitas Katolik. Korespondensi dengan mereka terjadi dikarenakan dua kali suratku muncul di ruang surat pembaca majalah Hidup tersebut. Di antara mereka ada seorang sahabat yang berasal dari Jakarta, seorang bapak bernama Hendrikus Adhi Sardjono. Persahabatan dengan Bapak Hendrikus ini sangat menyenangkan karena pandangan dan pemikirannya yang luas mengenai ajaran iman Katolik.

Selain membahas mengenai iman Katolik, kami juga membahas mengenai pekerjaan. Terakhir beliau juga menceritakan mengenai industri rumah tangga yang akan segera dirintisnya. Produknya adalah minyak rambut yang ternyata, dari kesaksian keluarga dan teman-teman yang telah memakainya, memberikan manfaat ganda sebagai obat penumbuh rambut. Rencananya waktu itu beliau mau menunjukku untuk memasarkan produk tersebut di daerah Jawa Timur, karena domisiliku yang ada di Surabaya pada waktu itu. Tentu tawaran yang baik itu tidak kutolak.

Tetapi kemudian, entah kenapa, lama aku tidak menerima balasan surat darinya. Aku hanya berpikiran positif saja bahwa mungkin beliau sedang sibuk dengan rencana produksi minyak rambut tersebut. Ketika Natal 1989 hampir tiba aku mengirimkannya sebuah kartu ucapan Selamat Natal. Tapi mengherankan, ternyata kartu ucapan itu juga tidak berbalas. Pertanyaan demi pertanyaan bergayut di pikiranku, apa mungkin beliau sakit atau sudah pindah alamat?

Sampai suatu hari di awal tahun 1990 aku menerima sepucuk surat dari seseorang yang bernama FX Santosa di Jakarta. Aku sedikit bingung menerima surat itu, karena aku tidak mengenal orang tersebut. Sepertinya surat itu berisi kartu Natal. Aku kemudian membuka surat itu, yang memang berisi kartu Natal, dan membaca isinya seperti berikut.

"Saudara Anton yang baik. Kartu Natal Saudara untuk Bapak Adhi Sardjono telah saya terima, sebagai wakil Bapak Adhi Sardjono kartu Natal Saudara saya balas.

Pertama-tama saya mengucapkan selamat hari Natal dan Tahun Baru 1990, semoga kelahiran Juru Selamat Yesus Kristus, membawa damai di hati Saudara sekeluarga dan semoga tahun baru 1990 membawa banyak sukses dalam hidup Saudara mendatang.

Kedua, saya sangat menyesal, penuh kesedihan, mengabarkan pada Saudara bahwa BAPAK ADHI SARDJONO telah dipanggil pulang ke rumah Bapak di Surga pada hari selasa 5 Desember 1989, jam 15.00 dan dimakamkan di Cilacap pada tanggal 8 Desember 1989. Untuk menyakin Saudara harap Saudara cari surat kabar Suara Pembaharuan tanggal 6 Desember 1989 hari Rabu, halaman 11.

Perlu saya ceritakan pada Saudara, bahwa kepergian Bapak Adhi Sardjono, sangat mendadak, tanpa menunjukkan gejala-gejala sakit. Pagi-pagi masih bekerja seperti biasa, masih bisa mengendarai mobil. Kira-kira jam 14.00 Bapak Adhi pulang ke rumah, merasa dirinya tidak enak badan, minta dipijat. Bapak Adhi tengkurap untuk dipijat, setelah dipijat, Bapak Adhi diminta supaya terlentang, ternyata jiwanya sudah tidak ada lagi; sedang istrinya masih bekerja belum pulang, yang di rumah hanya anak-anak. Saya mohon doa-doa Saudara supaya Bapak Adhi diampuni dosa-dosanya dan diterima di rumah Bapak di Surga.

Sekian.
Salam kami sekeluarga, semoga damai Kristus menyertai Saudara.

Jakarta, 23 Desember 1989, keluarga FX Santosa."

Aku kaget dan sedih bukan main. Aku kemudian membalas surat itu dengan ungkapan rasa berdukacita yang mendalam. Aku telah kehilangan seorang teman terbaik. Oleh karena aku belum pernah melihat wajah Bapak Hendrikus Adhi Sardjono, aku minta kesediaan keluarga yang ditinggal untuk mengirimkan padaku sebuah foto beliau. Permintaanku dipenuhi, sekitar sebulan kemudian aku menerima sebuah foto hitam-putih almarhum dan dua lembar foto warna saat keluarga sedang berkabung. Selamat jalan Bapak Hendrikus, berbahagialah di sisi Bapa di Surga. Amin.

Lihat Selengkapnya...

06 Februari 2009

Peng-indonesia-an Nama dan Merek Dagang


Ketika aku menulis artikel tentang Google Translate, aku jadi teringat akan apa yang dilakukan pemerintah pada pertengahan tahun 1990-an mengenai peng-indonesia-an nama berbagai merek dagang, nama toko, nama gedung, hingga nama manusia di negeri ini. Bila kita menoleh ke belakang, apa yang dilakukan pemerintah waktu itu terlihat benar-benar lucu dan konyol. Bukan aku tidak setuju, tetapi dalam prakteknya pelaksanaan itu malah terkesan sebagai penghancuran terhadap bahasa Indonesia itu sendiri, karena ngawur, dipaksakan dan berbau uang (KKN)!

Bagaimana tidak, sebuah perumahan di Jakarta yang tadinya bernama Green Garden berubah menjadi Taman Gren! Apa itu "gren"? Tidak bahasa Indonesia, tidak bahasa Inggris, tidak juga bahasa asing lainnya. Jadi kata itu lebih asing di telinga kita ketimbang "green" dalam bahasa Inggris. Kenapa pemerintah setempat tidak menamai perumahan itu dengan Taman Hijau saja? Kelihatannya perubahan ini sekedar merubah lafal ejaan sehingga kelihatan dan kedengaran lebih Indonesia, tetapi menurutku ini justru merusak kaidah bahasa Indonesia yang kita cintai.

Ketika masih di daerah (Cirebon) hal itu masih kurang dirasakan. Tetapi ketika aku berkunjung ke Jakarta, aku sampai terkaget-kaget dengan perubahan yang terjadi. Banyak papan nama dan merek bukannya menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, tetapi justru nama-nama yang terlihat dan terdengar semakin asing dan aneh, entah nama-nama itu diambil dari planet mana.

Celakanya, salah satu poin terpenting dalam peraturan itu adalah larangan menggunakan bahasa asing di ruang publik, baik lewat media luar ruang seperti reklame, maupun bahasa dalam media massa. Yang dimaksud bahasa asing tentu saja bukan bahasa Inggris, tetapi juga kata apapun yang tidak dikenal dalam kamus Bahasa Indonesia. Apa ini berarti adanya larangan mengucapkan "Minal aidin wal Faizin" kepada umat muslim yang merayakan Idul Fitri, dan ucapan-ucapan dalam keagamaan lainnya? Notabene-nya semua agama yang ada di Indonesia adalah produk impor, bukan produk asli Indonesia.

Apapun alasan dan tujuan pemerintah, penyuluhan dan pembinaan untuk pemakaian bahasa Indonesia yang baik dan benar tetap sangat diperlukan. Pelaksanaan yang serampangan (ngawur), dipaksakan dan terlebih-lebih berbau KKN akan merusak kaidah bahasa Indonesia itu sendiri. Kita juga tidak perlu terlalu anti dengan bahasa asing, karena sejak jaman nenek moyang kita dulu kosa kata kita sudah banyak yang diserap dari bahasa asing. Pernahkah kamu sadar beberapa kata yang begitu akrab ditelinga kita ini berasal dari bahasa asing: tahu, bendera, sandal, bakso, mie, Minggu, masjid, gereja dan vihara? Dan masih ada ribuan kata lainnya yang berasal dari Sansekerta, Cina, Arab, Portugis, Spanyol, Belanda, Inggris, dan lain-lain.

Penyerapan bahasa asing ke dalam bahasa Indonesia membutuhkan waktu dan proses hingga kata-kata itu sudah menjadi umum dan menyatu dalam kehidupan kita, jadi tidak serta-merta dibuatkan atau diciptakan, dan dimasukkan ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia secara serampangan; kecuali jika sangat mendesak, karena kata asing tersebut tidak ada padanannya dalam bahasa Indonesia. Jadi bila kata "hijau", dari kata Inggris "green", menjadi "gren", itu suatu pemerkosaan bahasa namanya.

Sekedar selingan, bagaimana kamu menerjemahkan kalimat ini: "Joystick-mu plug and play, nggak?" Bisa? Sudah ketemu? Mungkin saja kamu akan menerjemahkannya bergini: "Tongkat kenikmatanmu tinggal cucuk dan mainkan, tidak?" Ha ha ha...

Akhirnya, apa kamu setuju kalau nasionalisme itu tidak tergantung dari bahasa, tetapi dari sikap?

Lihat Selengkapnya...

05 Februari 2009

Google Translate


Aku senang mengutak-atik Google Translate yang kutempatkan di atas menu blog ini. Menyenangkan rasanya melihat bagaimana tampilan blog kita dalam berbagai bahasa lain. Ada 35 pilihan bahasa, termasuk bahasa Indonesia. Ada sedikit kebanggaan melihat bahasa Indonesia menjadi salah satu bahasa pilihan yang dipakai oleh Google Translate. Saudara serumpun kita, yakni Malaysia boleh jadi iri besar pada kita karena bahasa mereka tidak termasuk salah satu bahasa yang dipakai oleh Google. He he...

Beberapa hari lalu keponakanku, Devi, sempat mengritik aku karena bahasa yang kupakai di blog Samarinda Online ini terasa terlalu formal, alias tidak gaul. Tentu aku ada alasan untuk itu.

  1. Aku tertantang untuk dapat menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Walau aku sadar itu tidak mudah, tapi daripada tidak pernah mencoba. Tentu saja tidak semua kalimat aku tulis dengan bahasa yang formal, beberapa kalimat percakapan aku tetap menggunakan bahasa pergaulan.

  2. Mudah saja bagiku untuk membuat artikel dalam bahasa Inggris, yang merupakan bahasa pengantar internasional, hingga blog ini dapat dibaca dan dimengerti oleh banyak orang asing. Tetapi dengan kehadiran teknologi cangggih Google Translate, apa masih perlu lagi membuat sebuah web dalam bahasa Inggris? Sementara, dari sepengetahuanku, masih lebih banyak orang asing yang tidak dapat berbahasa Inggris. Bagaimana orang Jepang, Spanyol, Arab, Rusia, yang tidak dapat mengerti bahasa Inggris dapat mengerti isi blog kita? Jawabannya ada pada Google Translate.

Terasa lucu juga membaca terjemahan Google Translate, memang belum sempurna benar. Perbendaharaan katanya juga masih belum lengkap. Beberapa kata baku bahasa Indonesia malah belum ada terjemahannya ke dalam bahasa Inggris, seperti: Seputar Dunia Maya, Peluang Usaha, Permenungan, Jajanan dan Kisahku, yang terdapat pada Menu Utama. Beberapa kata malah diterjemahkan secara ngawur, seperti: Oleh-oleh Khas Samarinda menjadi By-Samarinda by Khas. He he..

Yang mencolok tata bahasanya juga belum sempurna benar, contoh beberapa judul artikel yang kutulis: Cewek Blonde dan Pengacara menjadi Blonde Attorneys and Cewek, Osama Gertak Obama menjadi Osama Obama Threat. Pemakaian imbuhan seperti awalan dan akhiran, dan kata ganti juga menjadi permasalahan dalam penerjemahan. Hal-hal ini juga berlaku untuk penerjemahan dari bahasa Indonesia ke bahasa-bahasa asing lain selain bahasa Inggris.

Semoga saja segera ada penyempurnaan-penyempurnaan yang dilakukan oleh tim Google. Google Translate akan menjadi widget yang sangat berguna untuk memudahkan kemunikasi dan pemahaman antar bangsa-bangsa di dunia.

Lihat Selengkapnya...

04 Februari 2009

Rokok Tidak Berbahaya


Tahukah kamu bahwa rokok itu ternyata lebih baik dari pada seks dan alkohol? Banyak orang mengkhawatirkan bahaya rokok, tapi setelah diselidiki oleh beberapa pakar dalam bidangnya ternyata rokok itu sama sekali tidak berbahaya. Kemudian para pakar sepakat untuk membuktikannya dengan mengambil cerita dari zaman dahulu dimana pada waktu itu nenek moyang kita pun telah membuktikannya melalui beberapa percobaan. Untuk lebih jelasnya, ikuti kisah berikut ini.

Pada zaman dahulu kala, ada tiga orang pria yang bersahabat karib, yang selalu bersama-sama ke mana pun mereka pergi. Tapi ketiganya memiliki kegemaran berlainan.
  1. Si A, suka main perempuan.
  2. Si B, suka minum minuman keras.
  3. Si C, suka merokok.
Suatu hari ketiga sahabat ini berjalan-jalan tanpa tujuan. Tiba-tiba mereka menemukan sebuah kendi ajaib (seperti cerita Aladin). Lalu salah seorang mengambilnya dan menggosok-gosoknya. Sejurus kemudian asap keluar dari corong kendi ajaib tersebut dan secara perlahan berganti menjadi satu makhluk yang menyeramkan, yakni sesosok jin yang ganas.

Lalu jin tersebut tertawa, "Hua ha ha ha..." dan berkata, "Akulah Jin Ifrit! Karena kamu telah membebaskan aku dari kendi itu maka aku akan tunaikan apa saja permintaan kamu sekalian." Ketiga sahabat yang tadinya panik dan takut menjadi gembira, lalu termenung dan berpikir tentang peluang dan kemauan masing-masing yang mungkin hanya sekali mereka jumpai dalam hidup mereka. Lalu mereka memilih mengikuti kegemaran masing-masing.

Berkatalah si A, "Aku mau perempuan-perempuan muda dari berbagai bangsa di seluruh dunia dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dan jangan ganggu aku selama satu tahun.

Pufff...!!! Dengan sekejap mata jin itu menyempurnakan permintaan si A.

Permintaan si B, "Aku mau semua jenis arak dari seluruh dunia untuk bekal selama satu tahun dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dan jangan ganggu aku selama satu tahun.

Pufff...!!! Dengan sekejap mata jin itu menyempurnakan permintaan si B.

Berkata pula si C, "Aku mau semua jenis rokok dari seluruh dunia untuk bekal selama satu tahun dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dan jangan ganggu aku selama satu tahun.

Pufff...!!! Dengan sekejap mata jin itu menyempurnakan permintaan si C.

Setelah genap satu tahun, maka jin tersebut muncul kembali untuk membuka pintu gua masing-masing sebagaimana yang dijanjikannya.

Ketika membuka pintu gua pertama, keluarlah si A dengan keadaan kurus kering, berdiri pun ia tidak bisa karena tidak sanggup untuk menggerakkan lututnya, sebab sehari-hari ia hanya memuaskan nafsunya dengan perempuan. Tiba-tiba si A terjatuh ke tanah, lalu mati!

Setelah itu jin tersebut pergi ke gua kedua, ketika pintu dibuka, maka keluarlah si B dengan perut yang sangat buncit karena sehari-hari ia hanya bermabuk-mabukan. Jalannya pun terhuyung-huyung. Tiba-tiba si B pun terjerembab ke tanah, lalu mati !

Setelah itu jin pergi ke gua ketiga dan membuka pintu gua. Tiba-tiba si C keluar dalam keadaan sehat wal'afiat dan terus menampar si jin, sambil memaki-maki ia berkata, "JIN GOBLOOOKK!!!! MAAANNA KOREKNYAAAAA...??!!!

Pelajaran: Rokok tidak berbahaya sepanjang tidak ada koreknya.

(In Memoriam: Yolinda Desiree Sahelangi)

Lihat Selengkapnya...

02 Februari 2009

Gerhana Matahari Total 1983


Peristiwa gerhana matahari kemarin, Senin, 26 Januari 2009, mengingatkan aku pada gerhana matahari total yang terjadi pada tahun 1983 dulu. Gerhana matahari kemarin terasa spesial karena tepat jatuh pada hari raya Tahun Baru Imlek. Kami yang tinggal di BSD City dan Lippo Karawaci kurang beruntung karena tidak dapat menyaksikan langsung peristiwa gerhana matahari tersebut, dikarenakan langit di atas kedua kota itu kelabu dari siang sampai malam, disertai hujan dan angin.

Pengaruh atau perubahannya tidak kami rasakan sama sekali. Selain langit yang mendung, gerhana yang terjadi pada sore hari sekitar pukul 15.00 WIB itu adalah jenis gerhana matahari anular (annular solar eclipse), artinya ukuran bulan tidak cukup besar untuk menutupi seluruh permukaan matahari. Kita sering menyebutnya gerhana matahari cincin. Beruntung banget bagi kamu yang bisa menyaksikannya.

Berbeda dengan gerhana matahari total (total solar eclipse), seperti yang terjadi pada tahun 1983, dimana bulan menutupi seluruh permukaan matahari secara sempurna, hingga menyebabkan siang hari bolong pada waktu itu tiba-tiba berubah menjadi petang. Di beberapa daerah yang tepat dilalui gerhana matahari total, seperti Borobudur dan Tanjung Kodok, langit berubah menjadi gelap bagaikan malam. Waktu itu tanggal 11 Juni 1983, aku menyaksikannya di Jalan Pangeran Antasari (Radio), Balikpapan.

Hewan-hewan ternyata peka terhadap fenomena alam tersebut, mereka nampak gelisah. Aku melihat beberapa ekor anjing yang ada di sekitar itu berjalan mondar-mandir sambil melolong dan burung-burung beterbangan kebingungan sambil menciap-ciap. Mungkin yang mengherankan justru manusia. Di abad modern ini masih ada masyarakat di beberapa daerah yang percaya dengan mitos raksasa jahat yang menelan matahari; mereka beramai-ramai memukul kentongan, kaleng-kaleng, dan bunyi-bunyian lain untuk menakut-nakuti si raksasa jahat hingga ia mau memuntahkan kembali matahari yang tadi ditelannya itu.

Juga ada semacam ketakutan yang berkembang dalam masyarakat kita dulu, bahwa berbahaya sekali bila keluar rumah saat terjadinya gerhana matahari. Tetapi dengan berkembangnya ilmu pendidikan dan ilmu pengetahuan di era informasi ini, hal itu diharapkan sudah tidak ada lagi. Lihatlah para astronom maupun peminat astronomi dari seluruh penjuru dunia yang berbondong-bondong datang ke Indonesia hanya untuk menyaksikan peristiwa langka ini, yang mungkin terjadi sekali seumur hidup mereka.

Apa tahun 1983 kamu sudah lahir? Kalau belum, berarti kamu belum pernah mengalami gerhana matahari total dalam hidupmu. Atau kamu masih kecil, jadi belum mengerti apa-apa waktu itu? Tapi jangan kecewa dulu, kamu bisa kok mengalaminya dan menyaksikannya nanti. Tak lama lagi, tepatnya pada hari Rabu, tanggal 9 Maret 2016. Beruntung bagi kamu yang tinggal di Samarinda, Balikpapan, dan Tanah Grogot, karena gerhana matahari total tepat melewati kotamu. Juga beberapa daerah lainnya seperti Sumatera Selatan, sebagian Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur bagian selatan, Kalimantan Selatan bagian utara, dan sebagian Sulawesi Utara. Jadi bersiap-siaplah menunggu kedatangan gerhana matahari total di kotamu pada tahun 2016 nanti.

Kamu dapat melihat lintasan gerhana matahari total yang akan terjadi pada tanggal 9 Maret 2016 nanti dengan mengklik tautan di bawah ini.

http://eclipse.gsfc.nasa.gov/SEplot/SEplot2001/SE2016Mar09T.GIF


Lihat Selengkapnya...

01 Februari 2009

Ganti Wajah


Tak terasa sudah sebulan kita lewati tahun 2009 ini. Perlu sesuatu yang segar dan baru, yang dapat membangkitkan semangat baru untuk melalui hari-hari yang akan datang. Salah satunya adalah tampilan baru untuk blog ini. Perlu dua malam atau sekitar dua belas jam untuk merubah desain blog ini, dari mencari template yang pas hingga mencari desain header yang artistik untuk blog ini.

Dimulai dari Jumat malam, 30 Januari 2009, pukul 23.00 WIB. Aku mulai dengan melihat-lihat kumpulan templates Blogger, siapa tahu ada penambahan templates baru, tapi ternyata koleksinya tidak ada penambahan, masih tetap 16 templates utama, dengan 38 variasi desain templates secara keseluruhan. Jumlah ini memang sangat sedikit dibandingkan dengan koleksi Final Sense (www.finalsense.com), misalnya, yang memiliki ratusan desain templates untuk Blogspot.

Aku mulai tertarik dengan beberapa desain templates lama seperti: Tekka, Jellyfish dan Minima Lefty Stretch dari koleksi Blogger tersebut, ketiganya mempunyai tampilan yang hampir sama, yaitu background putih, sederhana dan tampil penuh pada layar (stretchy). Walau desain-desain itu tampak sangat sederhana, tapi aku yakin dengan sedikit polesan dan usaha pasti akan menghasilkan blog yang cantik dan menarik.

Tapi namanya juga manusia, ingin semuanya serba praktis dan kilat, aku coba googling mencari templates yang cantik, menarik dan gratis, yang bisa langsung di-copy dan paste saja, lalu save dan selesai.. He he. Ternyata memang banyak templates yang luar biasa bagusnya, melebihi desain templates dari Blogger maupun Final Sense. Coba saja kamu googling dengan salah satu kata kunci berikut ini: blogger templates, blogger layouts, blogger themes atau blogger skins. Persempit pencarianmu dengan mengganti kata "blogger" dengan "blogspot", bila template yang kamu cari itu hanya ingin digunakan untuk menggantikan template yang ada di Blogspot.

Setelah dibuat bingung oleh banyaknya desain templates yang cantik, menarik dan gratis di berbagai website dan blog di internet, akhirnya aku balik ke koleksi templates Blogger. Bersyukur kita dapat melihat pratinjaunya terlebih dulu sebelum memberlakukannya pada blog kita. Setelah bolak-balik melihat pratinjau dari desain templates yang ada, khususnya Tekka, Jellyfish dan Minima Lefty Stretch, akhirnya aku memutuskan untuk memilih Minima Lefty Stretch dengan gambaran perubahan yang akan kulakukan di dalam kepalaku. Aku berangkat tidur pukul 05.00 pagi.

Malam kedua, 31 Januari 2009, aku coba mencari gambar header yang pas untuk blogku ini. Aku mencarinya di file gambar di dalam laptopku yang jumlahnya ribuan. Awalnya aku berminat menampilkan potongan foto kota Samarinda, potongan peta Samarinda dan sekitarnya, atau gambar perahu di sungai. Tapi tampaknya kurang artistik. Kemudian aku searching di internet mencari ide dan gambar-gambar yang mungkin pas untuk itu. Setelah duduk berjam-jam di depan laptop, akhirnya aku menemukannya juga, dan jadilah seperti yang kamu lihat sekarang. Cantik, sederhana dan artistik.

Di bawah ini ada beberapa poin penting yang aku ingin sharing kepada kalian dari pengalamanku mengutak-atik template blog ini yang sudah tiga kali berganti wajah.

  1. Hati-hati dalam memilih templates, perhatikan tipenya Modern atau Classic. Tipe Modern menggunakan bahasa XML, sedangkan Classic menggunakan bahasa HTML. Semua blog yang dihasilkan oleh Blogger (Blogspot) setahun terakhir sudah menggunakan templates bertipe Modern, jadi sudah menggunakan bahasa XML.

  2. Jangan lupa terlebih dahulu membuat backup template yang sekarang sebelum kamu melakukan perubahan pada template. Masuk ke akun > Tata Letak > Edit HTML, pada Restore/Backup Template, klik Download Template Lengkap. Tentukan lokasi penyimpanannya dan simpan.

  3. Sebelum memberlakukan perubahan, sebaiknya kamu selalu melihatnya terlebih dulu melalui fasilitas Pratinjau atau Preview, apa perubahan template itu sudah memuaskan atau belum. Perhatikan widgets yang menyertainya apakah masih ada atau ada yang hilang.

  4. Bila kamu kurang memahami pemrograman, sebaiknya kamu jangan menggunakan templates yang disediakan oleh pihak ketiga. Gunakan saja koleksi templates yang disediakan oleh Blogger (Blogspot). Dari pengalamanku, menggunakan templates yang disediakan oleh pihak ketiga akan membuat beberapa widget yang terpasang hilang atau tidak berfungsi, seperti polling, logo, menu, links, counter dan sebagainya. Jadi kamu harus membuatnya lagi dari awal. Kecuali kalau kamu tidak keberatan.

  5. Mulailah belajar memahami sedikit kode HTML dan CSS, karena ada perubahan-perubahan pada template atau blog yang hanya bisa kamu lakukan melalui pengeditan kode HTML dan CSS-nya. Tidak perlu sampai menjadi seorang pakar, kecuali kalau kamu memang berminat.

  6. Tetap semangat menulis! Siapa tahu suatu hari kamu jadi penulis blog atau penulis buku terkenal...

Lihat Selengkapnya...

Disclaimer:

Kisahku Hidupku adalah kisah nyata kehidupanku. Anda dapat mengutip keseluruhan atau sebagian cerita dalam Kisahku Hidupku dengan menyebutkan sumbernya dari sini dan/atau membuat tautan (link) ke blog ini.

Foto-foto dalam blog ini keseluruhan merupakan hasil karyaku, kecuali jika dinyatakan lain. Anda dapat menggunakannya dengan menyebutkan sumbernya dari sini dan/atau membuat tautan (link) ke blog ini.

Karya-karya dalam Sebuah Pemenungan dan Humor Pilihan dianggap sebagai bahan yang dikonsumsi umum, diperoleh dari berbagai sumber seperti e-mail, milis, media cetak dan internet, sebagian besar sumbernya telah disebut. Beberapa diantaranya tidak, karena tidak diketahui sumber aslinya. Apabila Anda sebagai pemilik atau pengarang aslinya dan disertai bukti maka dengan senang hati aku akan membuat tautan (link), mencantumkan nama Anda atau menghapusnya.