12 September 2011

Ada Helikopter-becak di Samarinda


Bagaimana rasanya naik helikopter yang digabung dengan becak? Ini bukan guyonan lho! Tapi kendaraan ini benar-benar pernah ada di Samarinda dan Jakarta! Namanya HELICAK. Jangan tanya bagaimana rasanya naik helicak, mungkin sebagian besar dari kita bahkan tidak tahu bagaimana wujudnya.

Aku termasuk beruntung karena beberapa kali pernah melihat helicak di Samarinda (1972/1973). Tidak sering memang, karena waktu itu mungkin hanya ada dua atau tiga unit di Samarinda, dan warnanya kuning, aku masih ingat betul. Struktur helicak dan becak hampir sama, yakni tempat duduk penumpang di bagian depan, sedangkan pengemudi di belakang. Bedanya, helicak pakai mesin dan tempat duduk penumpang dirancang selayaknya kokpit helikopter. Kalau masih penasaran dengan bentuknya, cari saja fotonya di Google.

Bagaimana kisahnya sampai muncul kendaraan aneh tersebut di Samarinda? Aneh lebih pada kemunculan helicak tersebut ketimbang wujud helicak itu sendiri. Sebagai anak-anak, kesanku waktu itu melihat helicak seperti melihat piring terbang atau UFO. Langka! He he he... Kalau tidak salah ingat, waktu itu ada rencana menggantikan becak (dengkul) dengan helicak (mesin), menyusul rencana penghapusan becak di Samarinda 1 Januari 1975, oleh Walikota saat itu, H. Kadrie Oening. Rupanya rencana penggantian becak dengan helicak ini tidak berjalan mulus, bagai layu sebelum berkembang, akhirnya helicak pun hilang dari Samarinda.

Menurut Harian Kompas yang terbit Senin, 18 Juni 2001, helicak masih ada di Jakarta, dan tinggal satu-satunya! Helicak ini dimiliki oleh seorang kakek bernama Risman. Walau body sudah tidak mulus lagi, tapi mesin masih tokcer. Helicak aslinya bikinan Italia, dengan mesin bermerek Lambreta. Waktu itu (1971) diimpor dari Italia sebanyak 400 unit, sebagian besar beroperasi di Jakarta

Walau sebagai salah satu saksi mata keberadaan helicak di Samarinda waktu itu, tapi aku tidak sempat naik helicak! :'O

Lihat Selengkapnya...

Disclaimer:

Kisahku Hidupku adalah kisah nyata kehidupanku. Anda dapat mengutip keseluruhan atau sebagian cerita dalam Kisahku Hidupku dengan menyebutkan sumbernya dari sini dan/atau membuat tautan (link) ke blog ini.

Foto-foto dalam blog ini keseluruhan merupakan hasil karyaku, kecuali jika dinyatakan lain. Anda dapat menggunakannya dengan menyebutkan sumbernya dari sini dan/atau membuat tautan (link) ke blog ini.

Karya-karya dalam Sebuah Pemenungan dan Humor Pilihan dianggap sebagai bahan yang dikonsumsi umum, diperoleh dari berbagai sumber seperti e-mail, milis, media cetak dan internet, sebagian besar sumbernya telah disebut. Beberapa diantaranya tidak, karena tidak diketahui sumber aslinya. Apabila Anda sebagai pemilik atau pengarang aslinya dan disertai bukti maka dengan senang hati aku akan membuat tautan (link), mencantumkan nama Anda atau menghapusnya.