22 Desember 2008

Vertigo dan Vertigo


Salah satu penyakit yang pernah aku derita, namun menurutku merupakan penyakit yang "paling parah" adalah Vertigo. Kenapa aku memberi tanda kutip pada kata "paling parah"? Karena, menurutku, penyakit ini benar-benar membuat kita tak berdaya walau secara fisik kita dalam keadaan sehat wal'afiat, dan datangnya juga tanpa permisi, tiba-tiba saja muncul. Bila terserang Vertigo dunia dan isinya seperti bergerak dan berputar-putar, bagaikan naik cangkir putar yang biasanya ada di taman hiburan, tapi ini lebih gila lagi karena kita sekaligus merasa diayun-ayun dengan kuatnya.

Kamu pasti tidak akan sanggup berjalan beberapa langkah. Mengerakkan kepala sedikit saja, dunia serasa jungkir-balik. Biasanya orang akan segera mencari tempat untuk berbaring, namun jangan harap dengan berbaring kondisimu akan lebih baik, sangat besar kemungkinannya kamu juga akan mengalami mual-mual. Penderita cenderung akan menutupkan mata dan menjauhi sinar, kondisinya lebih parah kalau mata terbuka karena semua benda terlihat seperti bergerak dan berputar-putar. Ampun deh, jangan sampai kamu mengalaminya. Dulu aku tidak dapat memahami sakit ini, yang sering diderita oleh seorang temanku di Denpasar, kadang-kadang sampai seminggu dia tidak bisa bangun.

Akhirnya aku pun diberi kesempatan untuk merasakannya :-) Sekitar akhir Mei 2005, selesai makan malam di rumah, aku tiba-tiba saja merasa pusing, padahal kondisiku waktu itu sangat sehat. Malahan, aku dan istriku berencana keluar rumah setelah makan malam untuk berkumpul dengan teman-teman dalam kegiatan di KBG Fransiskus Denpasar. Ternyata pusingku bertambah hebat dan berlanjut dengan kondisi seperti yang kuceritakan di atas. Aku coba minum Panadol, ternyata sampai sejam kemudian sakitnya tidak berkurang.

Dengan kondisi "mabuk" seperti itu tak mungkin aku bisa pergi ke tempat praktek dokter. Akhirnya istriku pergi ke apotik Buana Medika milik kenalan kami, I Ketut Toki, yang letaknya tak jauh dari rumah. Oleh Pak Toki, aku diberi obat Neuralgin Rx yang diproduksi oleh Kalbe Farma. Wah, ternyata obat ini manjur banget. Kira-kira setengah jam setelah aku minum Neuralgin Rx, aku dapat merasakan Vertigo-ku mulai sedikit berkurang.

Dua jam kemudian kondisiku sudah membaik, hanya sekali-kali saja masih merasa pusing. Akhirnya sebelum tidur aku minum obat itu sekali lagi. Pagi berikutnya aku merasa sehat kembali, pusing-pusingnya sudah hilang, tetapi sampai beberapa hari kemudian pikiranku kadang masih agak telat "konek", butuh dua-tiga detik untuk "nyambung", mungkin ini akibat dari "mabuk" yang disebabkan oleh penyakit Vertigo tersebut.

Dari literatur mengenai Vertigo, disebutkan bahwa penyakit ini disebabkan oleh beberapa hal, antara lain oleh penyakit yang menyerang lapisan luar otak dan otot mata, tetapi ini jarang terjadi. Lebih sering disebabkan oleh peradangan, infeksi atau sakit lain pada saluran pendengaran yang ada di dalam telinga yang mengakibatkan terjadinya gangguan pada sistem keseimbangan tubuh.

Dari sebuah milis, seorang teman yang tiap tahun mengalami Vertigo, atas saran teman lain berobat ke sebuah rumah sakit terkenal di Singapura. Dia heran, ternyata untuk menyembuhkan penyakit Vertigo itu tidak diperlukan obat, hanya melalui terapi ringan yang bisa dilakukan dengan bantuan istri atau seorang teman. Berikut ini ceritanya:

"Mula-mula dokter melakukan Blood Circulation Scan, untuk mengetahui apakah ada bagian pembuluh darah yg mampet atau ada aliran darah yang kurang lancar. Sesudah itu dilakukan terapi di sebuah kursi sofa oleh seorang suster. Aku disuruh telentang dengan kepala sebagian keluar dari kursi, tanpa bantal dan hanya dipegang oleh suster, kemudian aku disuruh menoleh ke kiri... Adduuuhhh, langsung Vertigo-nya kumat, dunia berputarrrrrr, sampai tanganku menggapai-gapai mencari pegangan. Aku disuruh relax, kemudian sesudah hilang aku disuruh menoleh ke kanan, kumat lagi Vertigo-nya walau tidak separah yang kiri. Relax lagi, sesudah hilang aku lalu disuruh membalikkan badan dengan mata melihat ke lantai, lalu bangun perlahan-lahan dengan mata melihat ke arah bahu, dan kembali ke posisi duduk. Lalu aku diharuskan tidur bolak-balik, kanan-kiri-kanan kiri, dan seterusnya. Total waktu terapi hanya sekitar 15 menit, tapi mak MANJURRRR." Dokter di Singapura itu menasihatinya untuk tidur dengan posisi yang selalu bergantian, jangan tidur dengan posisi yang selalu sama. Sejak itu Vertigo-nya tidak pernah kumat lagi.

Sedangkan aku sendiri tidak pernah mengalami Vertigo separah itu lagi, karena begitu aku merasa Vertigo-ku mau kumat, aku segera minum Neuralgin Rx. Kemudian dengan beristirahat sekitar setengah jam gejala Vertigo-nya pun hilang. Sekarang Vertigo-ku jarang sekali kumat, tetapi aku tetap menyediakan Neuralgin Rx di rumah, dan selalu kubawa pergi kalau aku keluar kota atau keluar pulau, seperti ke Samarinda.


Tidak ada komentar:

Disclaimer:

Kisahku Hidupku adalah kisah nyata kehidupanku. Anda dapat mengutip keseluruhan atau sebagian cerita dalam Kisahku Hidupku dengan menyebutkan sumbernya dari sini dan/atau membuat tautan (link) ke blog ini.

Foto-foto dalam blog ini keseluruhan merupakan hasil karyaku, kecuali jika dinyatakan lain. Anda dapat menggunakannya dengan menyebutkan sumbernya dari sini dan/atau membuat tautan (link) ke blog ini.

Karya-karya dalam Sebuah Pemenungan dan Humor Pilihan dianggap sebagai bahan yang dikonsumsi umum, diperoleh dari berbagai sumber seperti e-mail, milis, media cetak dan internet, sebagian besar sumbernya telah disebut. Beberapa diantaranya tidak, karena tidak diketahui sumber aslinya. Apabila Anda sebagai pemilik atau pengarang aslinya dan disertai bukti maka dengan senang hati aku akan membuat tautan (link), mencantumkan nama Anda atau menghapusnya.