12 Desember 2008

Selamat Ulang Tahun Mama


Saat aku menulis artikel ini, empat orang adik-adikku bersama keluarga masing-masing sedang berkumpul di rumah Priska, salah seorang adikku. Hari ini adalah hari ulang tahun mama yang ke-64. Acara malam ini adalah acara kejutan buat mama, karena kami semua sudah sepakat untuk tidak memberi ucapkan selamat ulang tahun pada mama sampai acara kejutan dimulai. Ketika semua sudah kumpul, Priska mengirim SMS untuk memberi-tahuku saatnya untuk memberikan ucapan. Aku dan istri kemudian menelepon dan mengucapkan selamat ulang tahun pada mama.

Semoga mama berbahagia, panjang umur dan sehat wal'afiat selalu. Walau kondisi mama saat ini tidak terlalu menggembirakan akibat digerogoti penyakit Osteoporosis dan Parkinson, kami anak-anak sangat mengharapkan mama dapat menjalani hidup ini dengan senang dan damai. Memang mama tidak sesehat dan setangguh dulu lagi tapi mama masih sangat berarti buat kami. Maafkan kami anak-anak yang kadang-kadang masih kurang sabar, tapi itu tidak berarti kami tidak mencintai papa dan mama.

Kami tidak dapat melupakan perjuangan mama dalam membesarkan kami, terutama pada saat kehidupan keluarga kita didera kesulitan dan kesusahan. Siang dan malam mama membanting tulang membuat berbagai jenis kue dan kacang telor, yang kemudian kami jual dan kami titipkan di toko-toko, warung-warung, dan bahkan di kantin sekolah. Wajah mama lama-kelamaan gosong akibat panasnya api penggorengan yang siang-malam mama hadapi.

Kami anak-anak menyadari bahwa kami belum dapat membalas jasa mama yang sangat besar itu. Kami hanya bisa memohon pada Tuhan agar Tuhan mengaruniai mama dengan kebahagiaan dan kesehatan yang baik, dan mama dapat menjalani hari-hari ke depan dengan perasaan damai. Semoga Tuhan senantiasa menyertai dan memberkati mama. Amin.








MAMA DO YOU REMEMBER
by JOE YAMANAKA
(soundtrack Proof of the Man, 1975)


Mama, do you remember the old straw hat you gave to me
I lost the hat long ago flew to the foggy canyon yeah

Mama, I wonder what happened to that old straw hat
falling down the mountain side out of my reach like your heart

Suddenly the wind came up
stealing my hat from me yeah
Swirling whirling gust of wind
blowing it high away

Mama, that old straw hat was the only one I really loved
But we lost it, no one could bring it back
Like the life you gave me

Suddenly the wind came up
stealing my hat from me yeah
Swirling whirling gust of wind
blowing it high away

Mama, that old straw hat was the only one I really loved
But we lost it, no one could bring it back
Like the life you gave me
Like the life you gave me

Tidak ada komentar:

Disclaimer:

Kisahku Hidupku adalah kisah nyata kehidupanku. Anda dapat mengutip keseluruhan atau sebagian cerita dalam Kisahku Hidupku dengan menyebutkan sumbernya dari sini dan/atau membuat tautan (link) ke blog ini.

Foto-foto dalam blog ini keseluruhan merupakan hasil karyaku, kecuali jika dinyatakan lain. Anda dapat menggunakannya dengan menyebutkan sumbernya dari sini dan/atau membuat tautan (link) ke blog ini.

Karya-karya dalam Sebuah Pemenungan dan Humor Pilihan dianggap sebagai bahan yang dikonsumsi umum, diperoleh dari berbagai sumber seperti e-mail, milis, media cetak dan internet, sebagian besar sumbernya telah disebut. Beberapa diantaranya tidak, karena tidak diketahui sumber aslinya. Apabila Anda sebagai pemilik atau pengarang aslinya dan disertai bukti maka dengan senang hati aku akan membuat tautan (link), mencantumkan nama Anda atau menghapusnya.