08 Desember 2008

Soto Banjar Samarinda


Satu hal yang menyenangkan saat hidup di rantau orang adalah bila kita ketemu dengan orang-orang yang juga datang dari daerah asal kita. Itu hal yang aku dan istriku alami di sini, di BSD City. Ternyata ada banyak orang dari Samarinda, Balikpapan, Tenggarong dan Banjarmasin yang tinggal di BSD City dan di sekitarnya. Aku bahkan ketemu juga dengan beberapa teman sekelasku dan teman satu sekolah dulu. Semua itu berkat Soto Banjar Samarinda. Kok bisa?

Kira-kira satu setengah tahun yang lalu istriku mendapat tawaran dari kakak perempuannya, Yenny, untuk pindah ke BSD City; karena Kak Yenny punya ruko yang nganggur yang bisa kami jadikan tempat tinggal dan tempat usaha. Saat itu kami masih tinggal di Denpasar. Alasannya anak-anak kami juga tidak tinggal di Denpasar lagi, karena keduanya sudah kuliah di Jawa. Akhirnya kami pun pindah.

Di BSD City istriku buka depot Soto Banjar dan ayam goreng, yang awalnya kami beri nama RM Mahakam. Nama ini mungkin kurang menarik, atau kurang hoki. Kemudian kami menggantinya menjadi Soto Banjar Samarinda. Ternyata nama baru ini dapat menarik banyak orang yang berasal dari Kalimantan untuk mampir dan makan soto di tempat kami, terutama orang-orang dari Kaltim dan Kalsel. Khususnya lagi orang-orang dari Samarinda dan Balikpapan.

Dan ketika di Jakarta ada acara reuni orang-orang Samarinda yang tinggal di perantauan kami pun mendapat undangan, ini dikarenakan Sekretaris panitia reuninya pernah mampir dan makan soto di tempat kami. Acara reuni tersebut diadakan di Red Top Hotel, di jalan Pecenongan, Jakarta Pusat, pada tanggal 8 Juni 2008 lalu. Nah, di acara reuni itulah aku juga ketemu dengan beberapa teman sekelas dan teman sekolahku dulu.

Sudah menjadi sesuatu yang khas bila tamu yang masuk ke depot kami bertanya: "Dari Samarinda kah?" atau "Urang Banjar kah?" atau yang paling sering mereka bertanya: "Ini Soto Banjar kah atau Soto Samarinda?" Kalau sudah begini aku pasti menjawab, "Ini Soto Banjar, tapi urangnya urang Samarinda." Nah, pastilah yang betakun itu urang Samarinda jua, atau urang Banjar jua, habis pertanyaannya itu pang memakai kah, kah, kah.. Ha ha ha!

Nah, apabila suatu hari kamu berada di BSD City, jangan lupa mampir ke depot kami Soto Banjar Samarinda. Pasti nyanyat! Tempatnya mudah terlihat dari jalan raya, persisnya di seberang Pasar Modern BSD City (pintu Timur), yaitu di Ruko Golden Madrid Blok C-02, jl. Letnan Sutopo, BSD City.

Kalau boleh meminjam slogan dari sebuah merek rokok terkenal, aku mau bilang: "Come to where the flavor of Soto Banjar is, come to BSD City." He he he..




Depot kami Soto Banjar Samarinda



Menu utama Soto Banjar dan Ayam Goreng Lalapan




Pasar Modern BSD City (pintu Timur)
yang tepat menghadap depot kami


3 komentar:

Anonim mengatakan...

Hehehe ini menyaingi warung soto Amado yg di jalan diponegoro itu artinya pak.

Tapi masih ada yang kurang tuh pak; "sate payau" ... kalau ketemu om saya di sana; om uday [mochdar bargah] tolong disampaikan salam dari saya ya pak.

Salam.

ANTON C. ARSEN mengatakan...

Wah, jangan-jangan om Uday sudah pernah mampir ke tempatku lah..he he.. Oke, kena salamnya aku sampaikan.

Salam dan sukses juga.

Anonim mengatakan...

Aduuuuh Bro, foto Soto Banjar-nya bikin ngileeer dweh!!! Hmm...moga laris manis yaaah! Kalo bisa nambah menu nasi kuning Samarinda, wah...tambah kereeen!!! Salam muanis buat sau Agnez yang masakannya dijamin TOP abiezzz...aku rindu sambel'mu sauuu...ihik.ihik..JBU

Disclaimer:

Kisahku Hidupku adalah kisah nyata kehidupanku. Anda dapat mengutip keseluruhan atau sebagian cerita dalam Kisahku Hidupku dengan menyebutkan sumbernya dari sini dan/atau membuat tautan (link) ke blog ini.

Foto-foto dalam blog ini keseluruhan merupakan hasil karyaku, kecuali jika dinyatakan lain. Anda dapat menggunakannya dengan menyebutkan sumbernya dari sini dan/atau membuat tautan (link) ke blog ini.

Karya-karya dalam Sebuah Pemenungan dan Humor Pilihan dianggap sebagai bahan yang dikonsumsi umum, diperoleh dari berbagai sumber seperti e-mail, milis, media cetak dan internet, sebagian besar sumbernya telah disebut. Beberapa diantaranya tidak, karena tidak diketahui sumber aslinya. Apabila Anda sebagai pemilik atau pengarang aslinya dan disertai bukti maka dengan senang hati aku akan membuat tautan (link), mencantumkan nama Anda atau menghapusnya.