13 Januari 2009

Ruddy Soehartono 2


Pukul 10.27 pagi tadi aku menelepon Nelly di Samarinda, untuk mengucapkan selamat ulang tahun padanya. Nelly adalah salah seorang teman sekelasku di SMAK dulu. Nelly menyatakan keheranannya kok aku masih ingat dengan hari ulang tahunnya. Aku hanya bilang kalau aku selalu ingat hari ulang tahun teman-temanku. Aku tidak menceritakan kalau semalam aku mimpi dia. Tahun lalu, Januari 2008, aku mimpi bertemu dan menyalami Hariara Samosir yang berulang tahun, yang mana ternyata hari itu tepat hari ulang tahunnya Hariara. Tetapi yang mengejutkan, Nelly memberi tahuku bahwa Ruddy Soehartono saat ini berada di Samarinda!

Aku langsung minta bantuan Nelly untuk mendapatkan alamat e-mail Ruddy atau nomor teleponnya. Tak lama kemudian aku menerima sebuah SMS dari Herman Gunawan, juga seorang teman sekelasku di SMAK dulu, yang berisikan nomor hapenya Ruddy. Aku langsung menelepon Ruddy, namun tidak berhasil. Aku tahu sinyal dari "operator simpanse" itu buruk di beberapa lokasi di Samarinda. Setelah mencoba berulang kali, akhirnya berhasil juga. Wah, aku senang sekali bisa ngobrol dengan Ruddy lagi, walau sebentar-sebentar suaranya terputus-putus akibat buruknya sinyal operator kesayanganku tersebut.

Ruddy akan kembali ke Jakarta besok malam, Aku dan Ruddy merencanakan bertemu di Lippo Karawaci, di rumah saudaranya. Entah besok atau lusa baru kami bisa bertemu, mudah-mudahan saja tidak ada halangan untuk rendezvous tersebut. Lihat saja nanti cerita apa yang kudapat dari Ruddy setelah kami tidak pernah bertemu selama 27 tahun!

Ingat Nelly, ingat Ruddy, ingat kejadian di dalam kelas sewaktu di SMAK kelas dua dulu. Entah sebab apa, aku lupa, kunci sepeda motor Ruddy diambil Nelly dan dimasukkan Nelly ke dalam kantong bajunya. Ruddy memohon-mohon agar kuncinya dikembalikan, tapi Nelly menantang Ruddy kalau berani Ruddy mengambilnya sendiri di kantong bajunya. Tapi ternyata Ruddy tidak berani. Ruddy malah minta bantuanku, tapi tentu saja Nelly menolak. Aku bilang ke Ruddy, "Wah, andai saja itu kunciku, Rud, aku dengan senang hati mengambilnya dari kantong bajunya Nelly. Gitu aja ndak berani!"

Oh ya, terima kasih banyak buat Nelly atas kabarnya mengenai Ruddy Soehartono, sahabat kami di SMAK WR Soepratman dulu. Sayang semalam aku tidak dapat berkumpul bersama kalian dalam sebuah reuni kecil yang kalian adakan. Sekali lagi, selamat ulang tahun ya, Nel. Sukses selalu buat kamu.


Tidak ada komentar:

Disclaimer:

Kisahku Hidupku adalah kisah nyata kehidupanku. Anda dapat mengutip keseluruhan atau sebagian cerita dalam Kisahku Hidupku dengan menyebutkan sumbernya dari sini dan/atau membuat tautan (link) ke blog ini.

Foto-foto dalam blog ini keseluruhan merupakan hasil karyaku, kecuali jika dinyatakan lain. Anda dapat menggunakannya dengan menyebutkan sumbernya dari sini dan/atau membuat tautan (link) ke blog ini.

Karya-karya dalam Sebuah Pemenungan dan Humor Pilihan dianggap sebagai bahan yang dikonsumsi umum, diperoleh dari berbagai sumber seperti e-mail, milis, media cetak dan internet, sebagian besar sumbernya telah disebut. Beberapa diantaranya tidak, karena tidak diketahui sumber aslinya. Apabila Anda sebagai pemilik atau pengarang aslinya dan disertai bukti maka dengan senang hati aku akan membuat tautan (link), mencantumkan nama Anda atau menghapusnya.