Daripada bisnis tipu-tipu, ayo, jualan jamu saja, siapa tahu bisa seperti perusahaan jamu Air Mancur. Air Mancur sekarang sudah merambah ke bisnis penerbangan. Tidak percaya? Ini ceritanya.
Adam Air, Lion Air, Batavia Air, Sriwijaya Air, Air Asia, dan lain-lainnya ternyata terhitung pendatang baru jika dibandingkan dengan airline satu ini. Kejadian ini dialami teman saya sewaktu tinggal di Denpasar bersama orang tuanya.
"Kami sering nongkrong di warung jamu tradisional di dekat rumah kami. Pada suatu hari ketika kami sedang duduk-duduk di warung jamu tersebut, datang sepasang bule ke warung yang kelihatan meriah itu. Bule kucel dengan ransel di punggung itu melangkah dengan penuh percaya diri menuju ke halaman warung jamu. Dalam hati saya bangga juga bahwa jamu tradisional kita sudah dikenal di mancanegara. Buktinya si bule pun mau mengunjungi warung jamu di Indonesia."
"Makin dekat ke warung langkah bule tersebut kelihatan makin ragu, namun tetap saja mereka mendekati kami. Setelah dekat, salah seorang dengan wajah ragu bertanya kepada kami dalam bahasa Inggris, 'Do you have a direct flight to Jogja for tomorrow?'"
"Sekarang gantian kami yang bengong sambil saling berpandangan penuh tanda tanya. Bukannya kami tidak mengerti bahasa Inggris lho...! Kami cuma heran, kok si bule tanya tiket pesawat di warung jamu. Karena agak lama kami saling berpandangan dengan wajah aneh dan bingung, sekali lagi si bule bertanya untuk memastikan, 'Air Mancur is a domestic flight, isn't it?'"
"Oooh, kami mengerti sekarang. Wakkakakaaaak....!"
(Kiriman: Anwar Tan, Samarinda)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar