Peristiwa gerhana matahari kemarin, Senin, 26 Januari 2009, mengingatkan aku pada gerhana matahari total yang terjadi pada tahun 1983 dulu. Gerhana matahari kemarin terasa spesial karena tepat jatuh pada hari raya Tahun Baru Imlek. Kami yang tinggal di BSD City dan Lippo Karawaci kurang beruntung karena tidak dapat menyaksikan langsung peristiwa gerhana matahari tersebut, dikarenakan langit di atas kedua kota itu kelabu dari siang sampai malam, disertai hujan dan angin.
Pengaruh atau perubahannya tidak kami rasakan sama sekali. Selain langit yang mendung, gerhana yang terjadi pada sore hari sekitar pukul 15.00 WIB itu adalah jenis gerhana matahari anular (annular solar eclipse), artinya ukuran bulan tidak cukup besar untuk menutupi seluruh permukaan matahari. Kita sering menyebutnya gerhana matahari cincin. Beruntung banget bagi kamu yang bisa menyaksikannya.
Berbeda dengan gerhana matahari total (total solar eclipse), seperti yang terjadi pada tahun 1983, dimana bulan menutupi seluruh permukaan matahari secara sempurna, hingga menyebabkan siang hari bolong pada waktu itu tiba-tiba berubah menjadi petang. Di beberapa daerah yang tepat dilalui gerhana matahari total, seperti Borobudur dan Tanjung Kodok, langit berubah menjadi gelap bagaikan malam. Waktu itu tanggal 11 Juni 1983, aku menyaksikannya di Jalan Pangeran Antasari (Radio), Balikpapan.
Hewan-hewan ternyata peka terhadap fenomena alam tersebut, mereka nampak gelisah. Aku melihat beberapa ekor anjing yang ada di sekitar itu berjalan mondar-mandir sambil melolong dan burung-burung beterbangan kebingungan sambil menciap-ciap. Mungkin yang mengherankan justru manusia. Di abad modern ini masih ada masyarakat di beberapa daerah yang percaya dengan mitos raksasa jahat yang menelan matahari; mereka beramai-ramai memukul kentongan, kaleng-kaleng, dan bunyi-bunyian lain untuk menakut-nakuti si raksasa jahat hingga ia mau memuntahkan kembali matahari yang tadi ditelannya itu.
Juga ada semacam ketakutan yang berkembang dalam masyarakat kita dulu, bahwa berbahaya sekali bila keluar rumah saat terjadinya gerhana matahari. Tetapi dengan berkembangnya ilmu pendidikan dan ilmu pengetahuan di era informasi ini, hal itu diharapkan sudah tidak ada lagi. Lihatlah para astronom maupun peminat astronomi dari seluruh penjuru dunia yang berbondong-bondong datang ke Indonesia hanya untuk menyaksikan peristiwa langka ini, yang mungkin terjadi sekali seumur hidup mereka.
Apa tahun 1983 kamu sudah lahir? Kalau belum, berarti kamu belum pernah mengalami gerhana matahari total dalam hidupmu. Atau kamu masih kecil, jadi belum mengerti apa-apa waktu itu? Tapi jangan kecewa dulu, kamu bisa kok mengalaminya dan menyaksikannya nanti. Tak lama lagi, tepatnya pada hari Rabu, tanggal 9 Maret 2016. Beruntung bagi kamu yang tinggal di Samarinda, Balikpapan, dan Tanah Grogot, karena gerhana matahari total tepat melewati kotamu. Juga beberapa daerah lainnya seperti Sumatera Selatan, sebagian Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur bagian selatan, Kalimantan Selatan bagian utara, dan sebagian Sulawesi Utara. Jadi bersiap-siaplah menunggu kedatangan gerhana matahari total di kotamu pada tahun 2016 nanti.
Kamu dapat melihat lintasan gerhana matahari total yang akan terjadi pada tanggal 9 Maret 2016 nanti dengan mengklik tautan di bawah ini.
http://eclipse.gsfc.nasa.gov/SEplot/SEplot2001/SE2016Mar09T.GIF

2 komentar:
Nah mas saya juga mau sharing cerita dari Ibu dan Ayahku.beliau juga cerita sama.ketika itu siang bolong kalau tidak salah tengah hari toh? nah ketika itu tiba-tiba menjadi petang padahal jam 12. hal tersebut karena gerhana matahari total... saya pun mungkin bisa berharap bisa mendokumentasikan pergerakan gerhana matahari cincin yang kemarin dapat terlihat di Samarinda. bisa mampir di e-sam ada thread yang ngebahas itu.
sayangnya saya pun kemarin nggak bisa ngeliat karena nikmatin bakso dirumah beserta keluarga-saya lupa liat jamnya tepat jatuh pukul berapa gerhana cincinnya.
salam hangat.
Dwi Kurniawan
Halo, Dwi.
Iya, waktu itu terjadi di siang bolong. Jadi terasa banget perubahannya menjadi petang.
Mudah2an pada tahun 2016 nanti kamu dapat mendokumentasikannya dengan baik. Kayaknya baksonya sangat nikmat ya? Hahaha...
Salam dan sukses.
Anton
Posting Komentar