13 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Disclaimer:
Kisahku Hidupku adalah kisah nyata kehidupanku. Anda dapat mengutip keseluruhan atau sebagian cerita dalam Kisahku Hidupku dengan menyebutkan sumbernya dari sini dan/atau membuat tautan (link) ke blog ini.
Foto-foto dalam blog ini keseluruhan merupakan hasil karyaku, kecuali jika dinyatakan lain. Anda dapat menggunakannya dengan menyebutkan sumbernya dari sini dan/atau membuat tautan (link) ke blog ini.
Karya-karya dalam Sebuah Pemenungan dan Humor Pilihan dianggap sebagai bahan yang dikonsumsi umum, diperoleh dari berbagai sumber seperti e-mail, milis, media cetak dan internet, sebagian besar sumbernya telah disebut. Beberapa diantaranya tidak, karena tidak diketahui sumber aslinya. Apabila Anda sebagai pemilik atau pengarang aslinya dan disertai bukti maka dengan senang hati aku akan membuat tautan (link), mencantumkan nama Anda atau menghapusnya.
Foto-foto dalam blog ini keseluruhan merupakan hasil karyaku, kecuali jika dinyatakan lain. Anda dapat menggunakannya dengan menyebutkan sumbernya dari sini dan/atau membuat tautan (link) ke blog ini.
Karya-karya dalam Sebuah Pemenungan dan Humor Pilihan dianggap sebagai bahan yang dikonsumsi umum, diperoleh dari berbagai sumber seperti e-mail, milis, media cetak dan internet, sebagian besar sumbernya telah disebut. Beberapa diantaranya tidak, karena tidak diketahui sumber aslinya. Apabila Anda sebagai pemilik atau pengarang aslinya dan disertai bukti maka dengan senang hati aku akan membuat tautan (link), mencantumkan nama Anda atau menghapusnya.



































9 komentar:
beh kerajinan...
tapi bagus ih foto2nya xD
Rumah Bahari ini kalau ndak salah Villa Anne yang dekat Jembatan 1 itu ya pak Anton?
@Deden:
Villa Anne ada di sebelahnya, Den.. Hiih, keduanya parak jembatan satu.
Salam kenal Mas,
bagus juga idenya untuk meng-upload foto2 Samarinda.
Bagus, nais pikcer,,,
Keep up the good work.
@Dimaz:
Salam kenal jua..
Hanya itu yang bisa membuat saya mengenang kota Samarinda, karena puluhan tahun sudah hidup diperantauan, sampai sekarang.
Terima kasih atau kunjungannya. Sukses selalu.
salam kenal lah
btw, bagus2 gambarnya,kak... samarinda jadi tampak 'wah' heheheheh.. keep up the good work
@Ego:
Salam kenal jua. Makasih sudah mampir. Sukses selalu.
Jembatan Muara Jawa, ada juga yang menyebutnya Jembatan Dondang, karena jembatan ini menghubungkan Kec. Muara Jawa dengan Kec. Dondang. November 2005 s/d Oktober 2006, tiap pagi dan sore saya berboncengan sepeda motor dengan Papa, karena saya tinggal di Handil 2 dan bekerja di salah satu CV di Dondang.
Sayangnya, sampai sekarang, kalau malam hari jembatan ini gelap, entah kemana hilangnya lampu-lampu penerangan di jembatan itu. Dan tiap kali saya pulang ke Handil, suami saya yang asli orang Surabaya selalu mengajak saya ke jembatan ini pada sore hari, untuk menikmati senja disana. It's beautiful...
Dik Galuh, makasih atas sharing-nya. Senang rasanya berada di sana, berdiri dan menikmati pemandangan di sekitarnya. Ada damai yang sulit untuk dilukiskan. Benar-benar indah.... :)
Posting Komentar